Potensi Ekstrak Daun Tembakau sebagai Denture adhesive Krim dalam Menghambat Pertumbuhan Candida albicans pada Resin Akrilik Heat-Cured
| dc.contributor.author | Shafy Azisah Zayyan | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-02T07:10:57Z | |
| dc.date.issued | 2025-01-08 | |
| dc.description | Reupload file repositori 2 februari 2026_ PKL Fani/ Filri | |
| dc.description.abstract | Penggunaan gigi tiruan dapat optimal jika dapat memenuhi 3 aspek yaitu retensi, stabilitas, dan kenyamanan. Jika ketiga aspek tersebut tercapai maka fungsi dari gigi tiruan dapat optimal bahkan dapat meningkatkan kepercayaan psikologis bagi penggunanya. Untuk meningkatkan ketiga aspek tersebut maka dapat digunakan denture adhesive krim . Denture adhesive krim sendiri merupakan bahan perekat yang dapat merekatkan gigi tiruan ke rongga mulut. Denture adhesive krim ini dapat tersusun dari bahan perekat, bahan antimikroba, dan bahan lainnya yang dapat berupa pewarna, perasa, dan pengawet. Salah satu bahan antimikroba adalah anti jamur. Beberapa denture adhesive krim yang beredar di pasaran sudah memiliki bahan antijamur kimia berupa propil paraben. Namun, selain bahan kimia sebagai antijamur dapat juga digunakan bahan alami seperti daun tembakau yang memiliki kandungan flavonoid, tanin, saponin, alkaloid, serta triterpenoid yang dapat menghambat pertumbuhan C. albicans. Daun tembakau juga merupakan komoditas unggulan daerah Jember sehingga dapat meningkatkan nilai guna dari tembakau itu sendiri jika memanfaatkannya sebagai bahan antijamur pada denture adhesive krim . Adanya bahan antijamur ini juga bermanfaat untuk menurunkan prevalensi terjadinya denture stomatitis pada pengguna gigi tiruan yang disebabkan oleh C. albicans. Penelitian ini bertujuan untuk melihat potensi ekstrak daun tembakau sebagai denture adhesive krim dalam menghambat pertumbuhan C. albicans dan konsentrasi yang paling efektif dalam menghambat pertumbuhan C. albicans. Pertumbuhan C. albicans diobservasi dengan menggunakan spektrofotometer. Ekstrak daun tembakau diperoleh dari proses maserasi dengan ethanol 96% kemudian dicampurkan pada basis pasta denture adhesive krim hingga konsentrasinya 10% dan 20%. Penelitian ini menggunakan kelompok kontrol yaitu denture adhesive krim yang berada di pasaran. Pada penelitian ini menunjukkan kemampuan ekstrak daun tembakau sebagai denture adhesive krim dalam menghambat pertumbuhan C. albicans, dengan konsentrasi 10% sebagai konsentrasi paling efektif, tetapi tidak sebaik denture adhesive krim yang berada di pasaran. | |
| dc.description.sponsorship | DPU: drg. R. Rahardyan Parnaadji, M.Kes., Sp.Pros DPA: drg. Dewi Kristiana, M.Kes | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/992 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Kedokteran Gigi | |
| dc.subject | Tobacco leaves extract | |
| dc.subject | denture adhesive | |
| dc.title | Potensi Ekstrak Daun Tembakau sebagai Denture adhesive Krim dalam Menghambat Pertumbuhan Candida albicans pada Resin Akrilik Heat-Cured | |
| dc.type | Other |
