Analisis Pengaruh Geometri Peledakan Terhadap Fragmentasi Hasil Peledakan di Kuari Batugamping Site Tuban PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Teknik

Abstract

Peledakan pada kegiatan penambangan di Kuari batugamping PT Semen Indonesia (Persero) Tbk bertujuan untuk memberai material batugamping menjadi ukuran yang sesuai dengan kapasitas alat gali muat yang digunakan atau tidak melebihi batas ukuran yang ditetapkan perusahaan sebesar 80 cm. Persentase boulder yang ditetapkan perusahaan sebesar 15-20%. Pada penelitian ini analisis yang dilakukan adalah untuk mengetahui pengaruh dari geometri peledakan yang digunakan terhadap fragmentasi peledakan yang dihasilkan serta mengetahui pengaruh dari fragmentasi peledakan terhadap digging time. Penelitian ini juga untuk menghitung besaran peresentase fragmentasi berukuran boulder yang didapatkan setelah peledakan. Geometri peledakan berpengaruh dan dapat digunakan untuk menghitung fragmentasi peledakan yang dihasilkan. Dalam pengolahan mengenai fragmentasi peledakan digunakan dua metode perhitungan yaitu teoritis Kuz-Ram dan software split dekstop. Pengambilan data Digging time dilakukan di lokasi yang sama dengan hasil peledakan dan pengambilan data fragmentasi hasil peledakan. Pengolahan data geometri peledakan dengan menggunakan data aktual yang digunakan di lapangan ketika peledakan. Lokasi untuk penelitian di blok K-13, L-11, dan M-13. Analisis fragmentasi hasil peledakan dilakukan dengan data dari geometri peledakan yang didapat menggunakan teoritis Kuz-Ram dan software split dekstop serta untuk melihat persentase material berukuran boulder. Analisis dengan teoritis Kuz-Ram memiliki persentase tertahan lebih besar daripada software split dekstop. Selisih persentase tertinggi berada di blok K-13 dengan 7% dan untuk toleransi dari perusahaan sebesar 10%. Dari pengolahan fragmentasi selanjutnya dicari hubungan dan pengaruh dari komponen geometri peledakan terhadap fragmentasi peledakan. Untuk geometri peledakan yang berpengaruh terhadap fragmentasi dengan analisis regresi linear pada penelitian ini adalah spasi dengan nilai R2 sebesar 0,98. Hubungan Fragmentasi dengan powder factor menggunakan analisis regresi linear menghasilkan R2 sebesar 0,96. Fragmentasi hasil peledakan yang didapat selanjutnya dapat dihubungkan dengan digging time PC 300 untuk mengetahui pengaruhnya. Dihasilkan trend peningkatan digging time ketika persentase tertahan yang dihasilkan semakin besar begitupun sebaliknya menggunakan analisis regresi logaritmik dengan R2 sebesar 0,85. Output dari penelitian ini adalah memberikan rekomendasi berupa perbaikan geometri usulan terhadap permasalahan yang didapat. Perhitungan geometri usulan menggunakan dua teori, yaitu teori R.L Ash dan teori C.J Konya. Dari ketiga teori tersebut dipilih geometri yang menghasilkan powder factor sesuai batas perusahaan dan menghasilkan fragmentasi boulder di bawah 15%. Pada lokasi penelitian yang diteliti direkomendasikan satu perhitungan teori dikarenakan kualitas dan kondisi batugamping yang diteliti sama dan hasil yang didapatkan sesuai dengan syarat dari perusahaan. Geometri usulan yang direkomendasikan yaitu geometri R.L Ash dengan diameter lubang bor 4,5 inch, burden 3,9 m, spacing 4,69 m, kedalaman lubang ledak 7,04 m, stemming 3,5 m, dengan persentase boulder 8,6% dengan volume 111,3 Kg/m3 dengan nilai powder factor 0,27.

Description

Reupload Repositori File 05 Maret 2026_Kholif Basri

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By