Analisis Komparasi Pendapatan Petani Tambak Monokultur Ikan Bandeng dengan Polikultur Ikan Bandeng-Udang Vaname di Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Pertanian

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) Pendapatan dan efisiensi pendapatan petani tambak monokultur ikan bandeng dan polikultur ikan bandengudang vaname di Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo, (2) Perbedaan pendapatan petani tambak monokultur ikan bandeng dan polikultur ikan bandeng-udang vaname di Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo, (3) Sensitivitas penurunan harga harga jual ikan bandeng terhadap pendapatan petani tambak monokultur ikan bandeng dan polikultur ikan bandeng-udang vaname di Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja (purposive), yakni di Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo dengan mengambil dua desa diantaranya Desa Kalanganyar dan Desa Segoto Tambak. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kausal komparatif dan deskriptif. Metode pengumpulan data yang terdiri atas data primer dan sekunder dikumpulkan melalui metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode pengumpulan sampel adalah menggunakan total sampling dengan total sampel adalah 50 petani tambak, yang terdiri atas 14 petani tambak monokultur dan 36 petani tambak polikultur. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis pendapatan, analisis R/C ratio, analisis independent sample t-test dengan aplikasi SPSS, dan analisis sensiitivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pendapatan petani tambak monokultur ikan bandeng dan polikultur ikan bandeng-udang vaname di Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo adalah menguntungkan dan efisien, dengan nilai R/C ratio pada petani tambak monokultur ikan bandeng adalah 1,26, sedangkan pada petani tambak polikultur adalah 1,68. (2) Terdapat perbedaan pendapatan secara nyata antara pendapatan petani tambak monokultur ikan bandeng dan polikultur ikan bandeng-udang vaname di Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo dengan nilai t-hitung menunjukkan 0,003 yang berarti nilai tersebut lebih kecil dari dari nilai t-tabel (0,003<0,05), sehingga dapat dikatakan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, (3) usaha budidaya di terapkan petani tambak monokultur di Kecamatan Sedati dinyatakan sensitif, sedangkan pada petani tambak polikultur di Kecamatan Sedati ikan bandeng-udang vaname tidak sensitif terhadap perubahan harga ikan bandeng pada penurunan sebesar 21%.

Description

upload by Teddy_28/01/2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By