Efektivitas Biokoagulan Kitosan Dari Kulit Udang Dalam Menyisihkan Kadar Cod Pada Limbah Cair Tahu
| dc.contributor.author | Shava Dayyana | |
| dc.date.accessioned | 2026-08-13T05:10:28Z | |
| dc.date.issued | 2026-07-30 | |
| dc.description | Finalisasi Agustus 2026 Rudi H | |
| dc.description.abstract | Limbah cair tahu mengandung konsentrasi polutan organik yang tinggi, khususnya *Chemical Oxygen Demand* (COD), yang dapat menyebabkan pencemaran lingkungan jika dibuang tanpa pengolahan yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kitosan yang berasal dari kulit udang sebagai koagulan alami untuk penyisihan COD dari limbah cair tahu serta menentukan dosis kitosan dan kondisi pH optimum melalui proses koagulasi-flokulasi. Kitosan diekstraksi dari kulit udang *Litopenaeus vannamei* melalui tahapan demineralisasi, deproteinasi, dan deasetilasi. Kitosan hasil ekstraksi memiliki rendemen sebesar 8,84% dan derajat deasetilasi sekitar 54%, yang mengonfirmasi keberhasilan konversi kitin menjadi kitosan. Eksperimen *jar test* dilakukan menggunakan dosis kitosan 0, 200, 300, 400, 500, dan 600 mg/L pada pH 4 dan pH 7. Pengadukan cepat dilakukan pada kecepatan 150 rpm selama 2 menit, diikuti oleh pengadukan lambat pada 60 rpm selama 15 menit dan sedimentasi selama 30 menit. Efisiensi penyisihan COD dan analisis statistik menggunakan ANOVA dua arah dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh dosis dan pH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan optimum diperoleh pada pH 4 dengan dosis kitosan 300 mg/L, yang mencapai efisiensi penyisihan COD sebesar 53,02%. Penyisihan COD menunjukkan tren fluktuatif seiring dengan peningkatan dosis; hal ini dikaitkan dengan transisi dari mekanisme *particle bridging* (penjembatanan partikel) yang efektif menuju kemungkinan restabilisasi koloid pada dosis menengah, yang kemudian diikuti oleh peningkatan penjeratan partikel pada dosis yang lebih tinggi. Analisis statistik menunjukkan bahwa dosis kitosan dan konsentrasi COD awal berpengaruh signifikan terhadap konsentrasi COD akhir, sedangkan faktor pH saja tidak memberikan pengaruh yang signifikan. Namun, interaksi yang signifikan antara dosis dan pH menunjukkan bahwa efektivitas dosis kitosan bergantung pada pH larutan. Temuan ini menunjukkan bahwa kitosan dari kulit udang merupakan biokoagulan ramah lingkungan yang menjanjikan untuk mengurangi polutan organik dalam limbah cair tahu. | |
| dc.description.sponsorship | Ir.Ririn Endah Badriani S.T., M.T. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/13907 | |
| dc.language.iso | Other | |
| dc.publisher | Fakultas Teknik | |
| dc.subject | COD | |
| dc.subject | Biokoagulan Kitosan | |
| dc.subject | Kulit Udang | |
| dc.title | Efektivitas Biokoagulan Kitosan Dari Kulit Udang Dalam Menyisihkan Kadar Cod Pada Limbah Cair Tahu | |
| dc.type | Other |
Files
Original bundle
1 - 5 of 7
Loading...
- Name:
- 221910601056 - SHAVA DAYYANA - BAGIAN DEPAN.pdf
- Size:
- 1.19 MB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 221910601056 - SHAVA DAYYANA - BAB 1.pdf
- Size:
- 359.5 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 221910601056 - SHAVA DAYYANA - BAB 2.pdf
- Size:
- 1016.95 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 221910601056 - SHAVA DAYYANA - BAB 3.pdf
- Size:
- 405.01 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 221910601056 - SHAVA DAYYANA - BAB 4.pdf
- Size:
- 835.16 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
License bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- license.txt
- Size:
- 1.71 KB
- Format:
- Item-specific license agreed to upon submission
- Description:
