Multilingualisme Dalam Tuturan Siswa DI Smp Tiga Bahasa Rukun Harapan Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Multilingualisme atau penggunaan bahasa lebih dari satu bahasa yang
dikuasai oleh siswa menjadi suatu hal yang menarik untuk diketahui. Siswa dapat
menguasai banyak bahasa dalam komunikasi diantaranya bahasa Indonesia, bahasa
Mandarin, bahasa Inggris, dan bahasa Jawa. Sekolah yang mendukung kemampuan
multilingualisme, salah satunya adalah di Sekolah SMP Tiga Bahasa Rukun
Harapan Jember. Multilingualisme di sekolah ini digunakan sebagai alat
berkomunikasi antara siswa dengan siswa, siswa dengan guru maupun guru dengan
siswanya. Banyaknya bahasa yang dikuasai oleh siswa di SMP Tiga Bahasa Rukun
Harapan Jember menunjukkan pola strategi tutur komunikasi dengan cara
translanguaging.
Teori translanguaging merupakan analisis sosiolinguistik sebagai
keterbaruan dan pengembangan konsep translanguaging dari penelitian
sebelumnya yang relevan. Translanguaging terbukti bermanfaat dalam beberapa
situasi, misalnya pada situasi kelas yang sedang mempelajari bahasa asing.
Translanguanging dalam penelitian ini berfokus pada penggunaan bahasa di
sekolah. Penelitian ini perlu membahas adanya representasi multilingualisme dan
strategi tutur yang mengadopsi dari teori Brown dan Levinson yang terjadi pada
penggunaan bahasa di kelas yang dituturkan oleh siswa dengan siswa dan siswa
dengan guru. Penelitian ini berfokus pada kelas VII.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan
pendekatan studi kasus. Penelitian ini menganalisis tentang bentuk representasi
multilinguaslime menggunakan analisis teori translanguaging yang diadopsi dari
jenis code switching dan strategi tutur multilingualisme yang mengadopsi teori
kesantunan berbahasa Brown dan Levinson pada tuturan siswa kelas VII di SMP
Tiga Bahasa Rukun Harapan Jember dengan menggunakan pendekatan pragmatik
sosiolinguistik. Teknik analisis dalam penelitian ini menerapkan 2 langkah analisis
yaitu teknik analisis padan kontekstual dan analisis tematikHasil penelitian menunjukkan bahwa representasi multilingualisme di
temukan dari jeni-jenis code switching dengan data intra sentential switching.
Berikutnya, strategi tutur dalam situasi multilingualisme yang digunakan oleh siswa
meliputi, strategi langsung yang tercermin dalam strategi bertanya, strategi
menyatakan pendapat, dan strategi tidak langsung yang terdapat pada strategi
menjawab pertanyaan, serta strategi menyatakan ketertarikan. Strategi bertanya
ditunjukkan dengan strategi langsung kesantunan positif, strategi menyampaikan
pendapat dengan strategi langsung kesantunan positif, strategi menjawab
pertanyaan ditunjukkan dengan strategi tidak langsung kesatunan positif, dan
strategi menyatakan pendapat ditunjukkan dengan strategi langsung kesantunan
negatif dan strategi tidak langsung kesantunan positif. Berdasarkan data di
lapangan, secara garis besar siswa di SMP Tiga Bahasa Rukun Harapan Jember
menggunakan strategi langsung dan strategi tidak langsung dengan kesantunan
positif, dan terdapat siswa yang menunjukkan strategi langsung kesantunan negatif.
Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapkan teori
translanguaging digunakan sebagai bentuk merepresentasikan multilinguaslime
penutur untuk menunjukkan keberagaman bahasa sekaligus memfasilitasi
pemahaman siswa untuk mendapatkan kemampuan berbahasa secara
multilingualisme. Hal tersebut dibuktikan dari hasil pengamatan secara keseluruhan
mencerminkan suasana siswa yang aktif menggunakan tiga bahasa secara
bergantian dengan menerapkan translanguaging sebagai jembatan untuk
membantu menyampaikan pesan kepada lawan tuturnya. Selain itu, strategi tutur
yang mengadopsi pada Brown dan Levinson, membantu siswa mengatasi tantangan
berkomunikasi di sekolah bersama teman dan guru.
Hasil penelitian ini disarankan untuk dimanfaatkan sebagai bahan belajar
tentang multilingualisme pada mata kuliah sosiolinguistik bagi mahasiswa Program
Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Penelitian ini sebagai bahan
referensi bacaan yang berkaitan dengan multilingualisme. Bagi peneliti selanjutnya
yang akan melakukan penelitian sejenis, disarankan untuk menggunakan penelitian
ini sebagai bahan referensi bacaan yang berkaitan dengan multilingualisme.
Description
Reupload file repository 4 februari 2026_agus/feren
