Analisis Performa Aplikasi Server-Side Berbasis Container pada Cluster Google Kubernetes Engine Melalui Eksperimen Chaos Engineering (Studi Kasus: Fider)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ilmu Komputer

Abstract

Sistem terdistribusi adalah sistem yang banyak digunakan saat ini untuk pengembangan media sosial, game online, layanan cloud, dan lain sebagainya. Performa dari sistem terdistribusi tersebut merupakan hal yang krusial bagi sebuah organisasi maupun perusahaan, terutama pada sisi server (server-side) yang menangani beberapa fungsionalitas utama aplikasi, seperti pemrosesan dan pengelolaan data dan Application Programming Interface (API). Virtualisasi berbasis container dapat membantu meningkatkan performa aplikasi dari segi sumber daya yang digunakan. Namun, semakin banyak pengguna yang menggunakan aplikasi maka semakin banyak juga container yang perlu digunakan. Untuk itu, diperlukan tool untuk pengelolaan dan otomatisasi container dalam jumlah banyak, yaitu Kubernetes. Kubernetes adalah sebuah sistem untuk otomatisasi deployment, scaling, dan manajemen aplikasi berbasis container. Terdapat berbagai pilihan layanan pengelolaan Kubernetes pada lingkungan cloud, salah satunya adalah Google Kubernetes Engine. Agar aplikasi benar-benar dapat diandalkan, maka aplikasi perlu memiliki keandalan dan performa yang baik ketika keadaan tidak menentu dan bencana. Chaos Engineering adalah disiplin eksperimen pada suatu sistem untuk membangun kepercayaan pada kemampuan sistem tersebut agar bisa menahan kondisi turbulen atau bencana pada lingkungan production. Dalam penelitian ini dilakukan pengujian terhadap aplikasi server-side Fider, yaitu sebuah platform untuk menampung feedback dari pengguna, untuk mengetahui performa aplikasi tersebut dalam keadaan normal dan dalam keadaan chaos.

Description

Reupload file repositori 6 Februari 2026_Yudi

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By