Analisis Perlakuan Konsorsium Bakteri Rhizosfer Terhadap Cekaman Genangan pada Fase Perkecambahan Single-Bud Tanaman Tebu
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Tebu merupakan salah satu komoditas perkebunan yang cukup strategis dengan
memberikan keuntungan cukup besar bagi petani. Pengoptimalan budidaya tebu
dapat dengan menggunakan bahan tanam berkualitas yakni single-bud yang
merupakan bahan tanam yang memiliki kelebihan daya tumbuh seragam serta
jumlah anakan lebih banyak dibandingkan dengan sistem konvensional.
Permasalahan budidaya yang kerap terjadi salah satunya perubahan iklim global
yang dapat mempengaruhi perubahan cuaca. Perubahan iklim global dapat
menciptakan kondisi lingkungan yang tidak seimbang sehingga dapat
menimbulkan beberapa stress bagi tanaman, salah satunya yaitu cekaman
genangan. Tanaman dibawah cekaman genangan dapat menghasilkan kandungan
Reactive Ocygen Spesies (ROS) yang meningkat. Alternatif usaha untuk
mengurangi dampak adanya cekaman genangan yakni dengan pemberian
konsorisum bakteri rhizosfer. Percobaan ini dilakukan mulai 30 November 2023
sampai 31 April 2024 dengan menggunakan RAL faktorial, yaitu faktor pertama
dosis konsorsium yang terdiri dari 0 ml/L, 4 ml/L, 6ml/L dan 8ml/L; dan faktor
kedua yaitu varietas yang terdiri dari bululawang (M1) dan mutan (M4) diulang
sebanyak 3 kali. Variabel pengamatan meliputi morfologi tanaman dan fisiologis
tanaman. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan sidik ragam ANOVA dan
diuji lanjut dengan DMRT. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa kedua
varietas memberikan respon penurunan yang signifikan pada saat terkena
cekaman. Pengaplikasian konsorsium bakteri rhizosfer membantu peningkatan
pertumbuhan secara morfologi dan fisiologis pada tanaman terkena cekaman.
Varietas bululawang (M1) cenderung menunjukkan respon ketahanan yang lebih
baik dibandingkan mutan (M4) pada kondisi cekaman.
Description
Reupload Repository 24 Februari 2026_Hasyim/Firdiana
