Surat Kabar Darmo-Kondo Dalam Perjuangan Boedi Oetomo Tahun 1912 - 1915
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Budaya
Abstract
Karya tulis berjudul “Surat Kabar Darmo-Kondo dalam Perjuangan Boedi Oetomo Tahun 1912 – 1915” membahas mengenai latar belakang dipilihnya Darmo-Kondo oleh Boedi Oetomo sebagai media perjuangan mereka, bagaimana Darmo-Kondo memberitakan perjuangan Boedi Oetomo, serta dampak apa yang ditimbulkan dari Darmo-Kondo baik bagi Pemerintahan Kolonial Belanda, bagi organisasi Boedi Oetomo sendiri, dan bagi pergerakan nasional. Metode yang digunakan dalam menyusun karya tulis ini adalah metode penelitian sejarah dengan pendekatan sosiologi komunikasi massa dan teori yang digunakan adalah teori normatif media dari Denis McQuail. Darmo-Kondo dipilih sebagai media perjuangan Boedi Oetomo karena pemilik percetakan surat kabar tersebut dikenal sebagai seorang yang peduli terhadap kasusastraan, selain itu perlunya menerbitkan sebuah media cetak sudah menjadi program dari BO, sehingga atas dukungan dari pemerintahan setempat, saran dari pengurus BO di Solo maka Darmo-Kondo dibeli dengan mengumpulkan dana dari para anggotanya. Pada tahun 1912 Darmo-Kondo banyak memperkenalkan organisasi BO dan ideologinya kepada masyarakat bumiputera, tahun 1913 dan 1914 mulai mengikuti kabar yang sedang ramai menjadi perbincangan di kalangan bumiputera seperti putusan hukum jurnalis De Express, R.M. Soewardi dan pecahnya Perang Dunia I. Kabar perang, menjadi hal yang paling banyak diperbincangkan dalam Darmo-Kondo edisi tahun 1915 karena mendukung program Pemerintahan Kolonial Belanda yaitu pelaksanaan wajib militer untuk menjaga keamanan negara jika sewaktu-waktu perang tiba di Hindia Belanda. Hal tersebut menjadi salah satu keuntungan bagi Boedi Oetomo dan media cetaknya karena dinilai bersifat kooperatif terhadap Pemerintahan Kolonial Belanda dan terhindar dari persdelict. Bagi Boedi Oetomo, adanya Darmo-Kondo menjadi jembatan organisasi dengan masyarakat bumiputera dalam mengawasi kinerja organisasinya, sedangkan bagi pergerakan nasional menjadi salah satu surat kabar pelopor bagi organisasi pergerakan lainnya untuk menerbitkan media cetak, juga sebagai media bagi masyarakat bumiputera untuk berkontribusi membangkitkan semangat juang melalui tulisan-tulisan di surat kabar, memberi kesadaran kepada bumiputera bahwa pentingnya pendidikan untuk kemajuan suatu bangsa, serta mengupayakan pemerataan pendidikan melalui informasi-informasi beasiswa bagi bumiputera.
Description
Reupload file repositori 14 Mei 2026_Maya
Approved by Teddy
