Dampak Pemberlakuan Travel warning Tiongkok kepada Australia pada masa Pandemi COVID19
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Kedekatan hubungan antara Tiongkok dan Australia sudah berlangsung
lebih dari 40 tahun lamanya. Namun pada tahun 2020 kedua negara mengalami
ketegangan hubungan yang disebabkan oleh tindakan Australia bersama dengan
Amerika Serikat yang menyerukan kepada WHO untuk melakukan penyelidikan
mengenai asal-usul virus COVID19 di Wuhan. Hal ini mengakibatkan Tiongkok
geram dan menerbitkan larangan perjalanan atau travel warning kepada warganya
yang hendak bepergian ke Australia pada Juni 2020. Pemberlakuan travel warning
ini tentunya berdampak baik negatif maupun positif pada Australia sebagai negara
penerima kebijakan.
Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui apa saja dampak yang diterima oleh
Australia akibat pemberlakuan travel warning pemerintah Tiongkok pada masa
pandemi COVID19 dengan menggunakan konsep travel warning dan konsep
diplomasi koersif. Dalam hal ini travel warning merupakan salah satu alat
diplomasi koersif yang digunakan oleh Tiongkok untuk mengancam Australia
dalam rangka memenuhi kepentingan politiknya.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberlakuan travel warning
sebagai alat diplomasi koersif oleh Tiongkok kepada Australia tidak hanya
memberikan dampak negatif saja namun juga terdapat dampak positif dari
pemberlakuan travel warning tersebut bagi Australia. Selain penurunan pendapatan
dari sektor pariwisata dan juga pendidikan, penerbitan travel warning ini juga
memberikan dampak positif berupa kesempatan bagi Australia untuk mengurangi
ketergantungan ekonominya dengan Tiongkok dan berdiversifikasi ke pasar yang
baru.
Description
Reupload file repository 23 februari 2026_agus/feren
