Optimalisasi Proses Fermentasi Tempe Melalui Paparan Medan Elektromagnetik Elf Intensitas 300 μT Dan 500 μT
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Tempe merupakan produk pangan fermentasi dengan masa simpan yang relatif singkat akibat aktivitas mikroba selama proses fermentasi. Paparan medan elektromagnetik *Extremely Low Frequency* (ELF) memiliki potensi untuk mengendalikan laju fermentasi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh paparan medan elektromagnetik ELF terhadap pH, densitas, pertumbuhan kapang, dan kandungan flavonoid tempe kedelai selama fermentasi. Metode eksperimental laboratorium dengan rancangan *Randomized Subject Post-Only Control Group Design* digunakan dalam penelitian ini. Sebanyak 100 bungkus tempe kedelai dibagi menjadi kelompok kontrol dan kelompok eksperimen yang dipapar medan elektromagnetik ELF dengan intensitas 300 µT dan 500 µT selama 30 dan 60 menit. Nilai pH dan densitas diukur pada jam ke-24, 36, 48, dan 60 fermentasi, sedangkan kandungan flavonoid diuji pada akhir masa fermentasi. Data dianalisis menggunakan uji Friedman dan uji *post hoc* Mann-Whitney pada tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan medan elektromagnetik ELF memengaruhi stabilitas pH dan densitas serta memperlambat pertumbuhan kapang dibandingkan dengan kelompok kontrol. Paparan sebesar 500 µT selama 60 menit merupakan kondisi paling optimal untuk mengendalikan laju fermentasi, sedangkan paparan 500 µT selama 30 menit menghasilkan kandungan flavonoid tertinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa medan elektromagnetik ELF dapat menjadi teknologi alternatif untuk menjaga kualitas dan nilai fungsional tempe selama proses fermentasi.
Description
Finalisasi Agustus 2026 Rudi H
