Analisis Proses Pengawasan Produksi Bahan Produk Cerutu dalam Menjaga Hasil Produksi Cerutu

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract

Tembakau mempunyai kedudukan penting dalam ekonomi dan perdagangan dunia termasuk Indonesia. Industri tembakau termasuk rokok dan segala produk turunannya berperan besar dalam menyediakan lapangan kerja dan sumber pendapatan bagi masyarakat dunia. Produk tembakau utama yang diperdagangkan adalah daun tembakau sebagai bahan baku rokok dan cerutu. Satusatunya BUMN yang mengelola tembakau di Jember adalah PT. Perkebunan Nusantara X (PTPN X) yang berlokasi di Kecamatan Arjasa. Dalam upaya mengantisipasi persaingan pasar utamanya di Luar negeri, selain memasarkan produk tembakau secara langsung, PTPN X juga mengembangkan melalui unit Industri BOBIN dan Pabrik Cerutu Koperasi Karyawan Indonesia. Koperasi karyawan Kartanegara (KopKar Kartanegara) PTPN X juga turut memproduksi sekaligus memasarkan produk tembakau baik jenis Na Oogst / FIN yang dikemas menjadi cerutu yang berkualitas dan sesuai standart / keinginan konsumen. Pembuatan cerutu kopkar Kartanegara dilakukan secara manual atau “handmade”. Ada tiga jenis cerutu yang diproduksi di Jember. Jenis cerutu berbatang pendek (small cigar), sedang (soft filler), dan panjang (long filler). Permasalahan yang sering terjadi dalam menciptakan produk yang berkualitas pada perusahaan adalah ketersediaan faktor-faktor penunjang apa saja yang akan digunakan. Faktor-faktor produksi tersebut meliputi: man (manusia), materials (bahan baku), machines (mesin), money (modal), dan method (metode/prosedur) atau dikenal istilah 5M yang dapat mendukung kelancaran kegiatan produksi perusahaan. Namun yang menjadi acuan utama dalam kegiatan produksi perusahaan adalah kualitas dari bahan baku yang akan digunakan mengingat hal tersebut akan berdampak pada output yang akan dihasilkan. Sesuai dengan batas permasalahan dan tujuan penelitian yang telah dikemukakan sebelumnya, tipe penelitian yang sesuai untuk digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pada penelitian kualitatif instrumennya adalah orang yaitu peneliti itu sendiri. Peneliti harus memiliki bekal teori dan wawasan yang luas sehingga mampu bertanya, menganalisis, memotret, dan mengkonstruksi situasi sosial yang diteliti menjadi lebih jelas dan bermakna Penarikan kesimpulan diperoleh berdasarkan data-data di lapangan dan dianalisis, sehingga akhirnya ditemukan jawaban dari perumusan masalah yang telah dibuat. Metode penarikan kesimpulan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode induktif yaitu penarikan dari hal-hal yangbersifat khusus dalam hal-hal yang bersifat umum berdasarkan konseptualisasi temuan di lapangan. Maksudnya adalah hal-hal yang bersifat khusus yaitu penelitian ini hanya dilakukan pada Pabrik Cerutu Koperasi Karyawan PTPN X Persero dimana fenomena-fenomena yang diperoleh peneliti dari lapangan tersebut diintegrasikan dengan teori-teori yang melalui tahap interpretasi data.

Description

Reupload File Repositori 5 Februari 2026_Rudy K/Lia

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By