Pra-Rancangan Pabrik Vanillin Biobased dari Bonggol Jagung melalui Proses Fermentasi Amycolatopsis sp. dengan Kapasitas 2.000 Ton/Tahun

Abstract

Vanillin (C₈H₈O₃) merupakan senyawa aromatik yang banyak digunakan dalam industri pangan, farmasi, kosmetik, dan parfum. Untuk memenuhi kebutuhan vanillin yang terus meningkat, dirancang pabrik vanillin bio-based berbahan baku bonggol jagung yang mengandung asam ferulat sebagai prekursor vanillin. Pabrik berkapasitas 2.000 ton/tahun ini menggunakan Amycolatopsis sp. sebagai mikroorganisme fermentasi dan direncanakan berlokasi di Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur dengan waktu operasi 305 hari per tahun. Proses produksi meliputi persiapan bahan baku, hidrolisis alkali untuk memperoleh asam ferulat, fermentasi menggunakan Amycolatopsis sp. untuk menghasilkan vanillin, pemurnian melalui adsorpsi–desorpsi, serta kristalisasi dan pengeringan produk. Bentuk perusahaan yang dipilih adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 123 orang. Berdasarkan evaluasi ekonomi diperoleh Total Capital Investment (TCI) sebesar Rp177.955.330, Total Production Cost (TPC) sebesar Rp286.267.283, Annual Cash Flow (ACF) sebesar 27%, Pay Out Time (POT) selama 3.3 tahun, Rate of Return (ROR) sebesar 20.46%, dan Break Even Point (BEP) sebesar 58%. Hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa prarancangan pabrik vanillin bio-based dari bonggol jagung melalui proses fermentasi Amycolatopsis sp. dengan kapasitas 2.000 ton/tahun layak untuk didirikan.

Description

Validasi file repositori 21 Agustus 2026_Firli

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By