SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN REKOMENDASI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA MENGGUNAKAN METODE ANALITYCAL HIERARCHY PROCESS DAN SIMPLE MULTI-ATTRIBUTE RATING TECHNIQUE DI KECAMATAN PASIRIAN
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Komputer
Abstract
Pendidikan merupakan aspek penting dalam membentuk pengetahuan dan
keterampilan individu. Namun, proses pemilihan Sekolah Menengah Pertama
(SMP) sering menghadapi kendala, seperti banyaknya pilihan sekolah serta sulitnya
membandingkan berbagai kriteria, seperti akreditasi, prestasi, fasilitas, biaya, jarak,
dan ekstrakurikuler. Oleh karena itu, diperlukan Sistem Pendukung Keputusan
(SPK) yang dapat membantu memberikan rekomendasi sekolah secara objektif.
Penelitian ini bertujuan mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan
rekomendasi SMP di Kecamatan Pasirian dengan mengombinasikan metode
Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Simple Multi-Attribute Rating Technique
(SMART). Metode AHP digunakan untuk menentukan bobot setiap kriteria
berdasarkan penilaian responden, sedangkan SMART digunakan untuk melakukan
perankingan alternatif sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan Research and
Development (R&D) dengan pengumpulan data melalui wawancara, kuesioner, dan
data sekunder profil sekolah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode AHP menghasilkan bobot
kriteria yang konsisten dengan nilai Consistency Ratio (CR) sebesar 0,0450 (<
0,10), di mana akreditasi menjadi kriteria dengan bobot tertinggi sebesar 29,24%,
diikuti prestasi, fasilitas, ekstrakurikuler, biaya, dan jarak. Bobot tersebut
digunakan dalam metode SMART untuk menghasilkan peringkat sekolah.
Implementasi penelitian berupa sistem pendukung keputusan berbasis web yang
mampu memberikan rekomendasi sekolah secara objektif sesuai preferensi
pengguna, sehingga proses pemilihan sekolah menjadi lebih mudah, cepat, dan
terukur. Kombinasi metode AHP dan SMART terbukti efektif diterapkan pada
sistem rekomendasi SMP di Kecamatan Pasirian.
Description
Validasi dan Finalisasi Repositori File 10 Juli 2026_Kholif Basri
