Perbedaan Hasil Belajar Menggunakan Model PBL Berbantuan Nearpod dengan Model PBL Berbantuan PPT (Studi Kasus Siswa Kelas X Mata Pelajaran Ekonomi Materi Sistem dan Alat Pembayaran di SMAN 1 Gambiran Kabupaten Banyuwangi Tahun Ajaran 2024/2025)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Perkembangan zaman mendorong peningkatan kualitas teknologi dan
pendidikan. Pendidikan berperan penting dalam mengembangkan potensi siswa
melalui proses pembelajaran. Kurikulum pun terus diperbarui, dari kurikulum
2013 menjadi kurikulum merdeka yang lebih fleksibel, berpusat pada siswa serta
memberi keleluasaan bagi guru dalam memilih model pembelajaran sesuai dengan
karakteristik dan kebutuhan siswa. Permasalahan yang terjadi di SMAN 1
Gambiran terkait rendahnya hasil belajar siswa kelas X dalam mata pelajaran
ekonomi yang disebabkan oleh proses pembelajaran yang belum optimal. Selama
kegiatan pembelajaran, guru biasanya menggunakan model PBL dengan
menjelaskan materi secara satu arah berbantuan media PowerPoint (PPT) tanpa
melibatkan siswa secara aktif sehingga berdampak pada rendahnya pemahaman
siswa terhadap materi yang diajarkan sehingga hasil belajar yang dicapai belum
optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa
antara menerapkan model PBL berbantuan nearpod dengan model PBL
berbantuan PowerPoint (PPT) pada mata pelajaran ekonomi kelas X.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen dengan desain
posttest nonequivalent control group design. Penelitian ini menguji perbandingan
dua kelas yaitu kelas eksperimen diterapkan model PBL berbantuan nearpod dan
kelas kontrol diterapkan model PBL berbantuan PowerPoint (PPT). Setelah
perlakuan diberikan, kedua kelas diuji menggunakan soal posttest untuk
mengukur pemahaman siswa terhadap materi yang telah dipelajari.
Tahap uji terlebih dahulu menggunakan uji validitas dan reliabilitas.
Langkah untuk menguji validitas soal posttest diujikan pada kelas uji coba yaitu
X2 yang tidak dijadikan sebagai kelas penelitian dengan memiliki karakteristik
yang sama dengan kelas eksperimen dan kontrol, ditinjau dari akademik siswa,
materi pelajaran, dan kurikulum yang digunakan. Setelah input hasil nilai posttest
kedalam SPSS kemudian terbukti hasilnya valid yaitu berada pada taraf sig ≤ 0,05
sehingga instrumen soal layak untuk digunakan dalam penelitian. Selanjutnya uji
reliabilitas dilakukan untuk mengetahui tingkat konsistensi instrumen posttest
yang terdiri atas 6 soal uraian berada pada kategori reliabel. Berdasarkan hasil uji
reliabilitas dalam penelitian diperoleh nilai cronbach alhpa sebesar 0,730 ≥ 0,60
yang menunjukkan bahwa instrumen soal posttest yang diterapkan terbukti
reliabel. Tahap selanjutnya adalah tahap analisis data sebagai syarat dilakukannya
uji independent sample t test. Uji analisis data berupa uji normalitas dan uji
homogenitas. Uji normalitas menyatakan bahwa seluruh data berdistribusi normal.
Uji homogenitas menyatakan bahwa seluruh data bersifat homogen. Setelah itu
dilakukan pengujian independent sample t test dengan memperoleh hasil rata-rata
nilai posttest kelas eksperimen lebih tinggi sebesar 82,44 dibandingkan kelas
kontrol memperoleh nilai sebesar 74,25. Sehingga membuktikan adanya
perbedaan perlakuan menggunakan model PBL berbantuan nearpod dan model
PBL berbantuan PowerPoint (PPT). Dari hasil tersebut menjelaskan bahwa
penggunaan model PBL berbantuan nearpod dapat memberikan hasil belajar yang
lebih optimal. Berdasarkan hasil yang dikemukakan di atas dapat disimpulkan
bahwa model PBL berbantuan media nearpod memiliki pengaruh yang signifikan
terhadap hasil belajar siswa kelas X SMAN 1 Gambiran, Kabupaten Banyuwangi.
Description
Reupload Repositori File 09 Juni 2026_Kholif Basri
:: Finalisasi Repositori File 9 Juni 2026_Kurnadi
