Analisis Nilai-Nilai Kebajikan Dalam Cerita Rakyat Madura “Jokotole” Sebagai Alternatif Bahan Ajar Kelas III Tema 4 di Sekolah Dasar

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Abstract

Pendidikan merupakan hal penting bagi kehidupan manusia. Dengan adanya pendidikan, manusia diharapkan mampu menjadi pribadi yang berkualitas. Banyak masyarakat yang tergantung dengan pendidikan, semakin tinggi pendidikan seseorang maka semakin tinggi pula peluang individu mengembangkan potensi dalam diri masing masing. Selain manfaat yang didapat, pendidikan juga memiliki masalah yang besar pula yaitu masalah moral dan etika pelajar. Departemen Pendidikan nasional atau Depdiknas (dalam Abidin 2012:43) menyatakan bahwa di kalangan pelajar (siswa) maupun Mahasiswa dekadensi moral (penurunan atau kemerosotan nilai moral) tidak kalah memprihatinkan. Berbagai perilaku mulai dari etika, moral dan hukum dari ringan hingga berat sering kali dilakukan pelajar dan mahasiswa padahal indonesia dari dulu hingga sekarang terkenal dengan bangsa yang memiliki nilai moralitas dan dan etika yang sangat baik dalam kehidupan bermasyarakat. Permasalahan yang terjadi belakangan ini membuat Departemen Pendidikan Nasional melakukan upaya untuk menangai masalah moral pelajar. Sebagai contoh, pendidikan yang ada sekarang tidak hanya aspek kognitif (pengetahuan) yang diberikan kepada siswa melainkan afektif yaitu mengenai nilai dan sikap. Ranah afektif mencakup emosi, perasaan, minat, sikap dan nilai. Lebih rinci lagi ada beberapa ranah yaitu receiving (menerima) atau attending (memperhatikan), responding (menanggapi), valuing (menilai atau menghargai), organization (mengatur atau mengorganisasikan), characterization by evalue or calue complex (karakter dengan suatu nilai atau nilai komplek).

Description

Reupload Repositori File 07 April 2026_Kholif Basri

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By