Pandemi Dalam Sejarah: Flu Spanyol di Jawa Tahun 1918-1920

dc.contributor.authorNita Imroatul Naviah
dc.date.accessioned2026-09-08T02:09:19Z
dc.date.issued2024-07-01
dc.descriptionReupload file repository 8 September 2026_Ratna/Finalisasi Repository Hasyim September 2026
dc.description.abstractPembahasan mengenai wabah penyakit di masa lalu ramai diperbincangkan kembali pada tahun 2020 karena kemunculan covid-19. Salah satunnya flu spanyol yang terjadi pada tahun 1918 dan menjadi pandemi pertama yang dihadapi Pemerintah Hindia Belanda. Sebelum tahun 1918 penyakit yang menyerang kawasan Hindia Belanda sifatnya masih epidemi, dalam satu daerah saja tidak menyebar luas. Seperti wabah pes, kolera, malaria, dan SARS. Pandemi flu spanyol merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus influenza tipe A dari varian H1N1. Kasus virus flu spanyol pertama di Hindia Belanda dilaporkan terjadi di Pankattan Sumatera Timur bulan Juni 1918. Masa inkubasi virus hanya berlangsung dalam tiga hari dan dengan cepat meyebar ke Medan pada 16 Juli 1918. Fasilitas kesehatan di tahun 1918 belum merata membuat penanganan virus tidak maksimal sehingga banyak masyarakat yang menjadi korban jiwa. Pemerintah Hindia Belanda yang mengabaikan peringatan Konsul Belanda di Singapura untuk mencegah kapal-kapal luar negeri yang akan berlabuh di HindiaBelanda semakin memperparah keadaan. Rumusan permasalahan dalam penelitian ini meliputi 1) Bagaimana munculnya pandemi flu spanyol di Jawa tahun 1918-1920?; 2) Bagaimana Pemerintah Hindia Belanda dalam menangani pandemi flu spanyol di Jawa tahun 1918-1920?; 3) Bagaimana dampak pandemi flu spanyol di Jawa tahun 1918- 1920?. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis secara mendalam kemunculan dan penyebaran pandemi flu spanyol, kebijakan Pemerintah Hindia Belanda dalam menangani pademi flu spanyol, dan dampak yang ditimbulkan pandemi flu spanyol di Jawa tahun 1918-1920. Teori yang digunakan adalah Triangle Theory oleh John Gordon dan de Le Richt serta pendekatan Sosiologi Kesehatan. Metode yang digunakan merupakan metode sejarah dengan lima tahapan meliputi, pemilihan topik, pengumpulan sumber, verifikasi, interpretasi, dan historiografi.
dc.description.sponsorshipDrs. Marjono, M.Hum
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/14779
dc.language.isoother
dc.publisherFAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
dc.subjectPerdagangan
dc.subjectPelabuhan
dc.subjectFlu Spanyol
dc.titlePandemi Dalam Sejarah: Flu Spanyol di Jawa Tahun 1918-1920
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
NITA IMROATUL NAVIAH - 200210302029.pdf
Size:
1.74 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: