Strategi Pengembangan Usaha Anggrek pada ‘Kebun Anggrek Budi Vespa Endut’ Kabupaten Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Kebun Anggrek Budi Vespa Endut" merupakan usaha budidaya dan juga
menjual tanaman anggrek, namun dalam operasionalnya menghadapi kendala yang
berpengaruh dalam proses penjualan. Kondisi ini memerlukan strategi yang tepat
untuk mengatasi kendala tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor
lingkungan internal dan eksternal serta strategi pengembangan "Kebun Anggrek Budi
Vespa Endut". Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dan penentuan
informan menggunakan metode sensus. Pengumpulan data menggunakan metode
wawancara, observasi, dan dokumentasi, dsedangkan analisis data menggunakan
analisis dekriptif, SWOT dan analisis QSPM.
Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor lingkungan internal dan eksternal
pada "Kebun Anggrek Budi Vespa Endut" dapat dilihat dari faktor kekuatan,
kelemahan, peluang, dan ancaman. Faktor kekuatan terdiri dari target pasar dan
jaringan yang luas, penggunaan media sosial untuk pemasaran online yang mudah
diakses, jenis anggrek yang beragam, dan harga terjangkau; sedangkan faktor
kelemahan meliputi konten media sosial kurang inovatif dan kreatif, manajemen
bisnis kurang tertata, penerapan harga produk yang tidak pasti, dan pemanfaatan ecommerce
dan social commerce yang tidak menyeluruh. Faktor peluang terdiri dari jalinan
kemitraan dengan pemasok dan reseller, perkembangan teknologi
marketplace dan sosial media, kepercayaan konsumen terhadap produk, dan adanya
varietas baru. Faktor ancaman meliputi pesaing cukup banyak, adanya perubahan
iklim dan trend anggrek unggulan, hama dan penyakit tanaman, serta konsumen
online tidak menentu. Strategi prioritas yang dapat diterapkan untuk pengembangan
usaha “Kebun Anggrek Budi Vespa Endut” adalah “peningkatan penjualan tanaman
anggrek untuk setiap usia tanaman serta penambahan varietas anggrek yang dijual.
Description
Reupload file repositori 28 januari 2026_Kurnadi
