Pengaruh Pendekatan STEM dengan Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dalam Pembelajaran IPAS terhadap Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) adalah pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan empat disiplin ilmu utama
untuk membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan perkembangan zaman. Tujuan utama dari pendekatan ini adalah untuk mendorong siswa berpikir kritis, kreatif, dan inovatif dalam menyelesaikan masalah dunia nyata secara kolaboratif dan interdisipliner. Dalam implementasinya, STEM tidak diajarkan secara terpisah-pisah, tetapi dipadukan dalam satu kesatuan melalui kegiatan pembelajaran berbasis masalah atau proyek. Salah satu model
pembelajaran yang sangat sesuai untuk mengimplementasikan pendekatan STEM
adalah Project Based Learning (PjBL). Model PjBL menekankan pada keterlibatan
aktif siswa dalam suatu proyek jangka pendek atau panjang yang menantang mereka untuk mengeksplorasi, merancang, dan menghasilkan solusi terhadap suatu permasalahan nyata. Melalui PjBL, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga
mengaplikasikan pengetahuan sains dan matematika, memanfaatkan teknologi,
serta menerapkan prinsip rekayasa untuk menciptakan produk atau solusi yang
bermakna. Di jenjang sekolah dasar, integrasi pendekatan STEM dengan model PjBL dapat diimplementasikan melalui proyek sederhana namun kontekstual, seperti merancang alat peraga, membuat model bangunan ramah lingkungan, atau
menciptakan alat yang memanfaatkan energi alternatif. Kegiatan ini tidak hanya
meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran, tetapi juga
mengembangkan keterampilan proses sains, kemampuan bekerja sama, dan rasa
percaya diri mereka sejak usia dini. Integrasi ini menjadikan pembelajaran lebih aktif, menyenangkan, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian posttest-only nonequivalent group design. Adapun metode penelitian yang dilakukan adalah rancangan penelitian eksperimen semu (Quasy Experiment) dengan pendekatan komparatif. Sampel penelitian ini adalah kelas IV UPT SD Negeri Tegal Besar 03 dengan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas dan uji hipotesis menggunakan uji-t. Uji normalitas bertujuan untuk mengetahui data terdistribusi normal. Data posttest yang terdistribusi normal kemudian dilakukan uji hipotesis menggunakan uji-t untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh pendekatan STEM dengan model pembelajaran PjBL dalam pembelajaran IPAS terhadap keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa sekolah dasar.
Hasil uji-t menunjukkan adanya pengaruh pendekatan STEM dengan model pembelajaran PjBL dalam pembelajaran IPAS terhadap keterampilan proses sains
siswa sekolah dasar dengan nilai signifikansi (Sig.) lebih kecil dari 0,05 yang
menunjukkan H0 ditolak dan H1 diterima. Sedangkan, pendekatan STEM dengan
model pembelajaran PjBL dalam pembelajaran IPAS juga berpengaruh terhadap
hasil belajar siswa sekolah dasar dengan nilai signifikansi (Sig.) yang diperolej
lebih kecil dari 0,05 yang menunjukkan H0 ditolak dan H1 diterima.
Description
Reuploud file repositori 27 Jan 2026_Firli
