Peningkatan Kemampuan Mengenal Huruf Anak Usia 4-5 Tahun di TK Arni Jember Melalui Penerapan Alat Permainan Edukatif Kotak Huruf
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Penelitian ini dilakukan di TK Arni Jember dengan subyek penelitian yaitu seluruh anak kelompok A1 yang berjumlah 15 orang. Jenis penelitian yang digunakan berupa penelitian tindakan kelas (PTK) dengan tindakan siklus. Tindakan dilakukan dalam 2 siklus, yaitu siklus I dan siklus II. Masing-masing siklus terbagi menjadi empat tahapan, yaitu: (1) perencanaan; (2) pelaksanaan tindakan; (3) observasi; dan (4) refleksi. Proses penelitian penerapan APE kotak huruf dalam meningkatkan kemampuan mengenal huruf dilaksanakan dalam dua siklus, dengan masing masing siklus selama dua kali pertemuan. Kemampuan mengenal huruf anak pada awalnya yaitu pada pra-siklus mendapatkan presentase (20,00%) karena hanya terdapat tiga anak yang mengenal huruf dengan baik. Melihat dari hasil pra-siklus tersebut, maka peneliti melaksanakan tindakan siklus I. Pada siklus I peneliti mulai dengan mengenalkan APE kotak huruf dengan memperlihatkan isi APE dan cara bermainnya. Setelah itu, peneliti melakukan pembelajaran mengunakan APE kotak huruf mengikuti RPPH (rencana pelaksanaan pembelajaran harian) yang telah dikombinasikan dengan tema “alam semesta” sesuai dengan kesepakatan oleh guru kelas. Siklus I pertemuan pertama mendapatkan hasil presentase (20,00%) untuk ketuntasan hasil belajar anak, dan pada pertemuan kedua siklus I mendapatkan presentase ketuntasan hasil belajar anak (53,33%), rata-rata kelas siklus I pertemuan terakhir sebesar (82,08%). Pada siklus I ini, guru kelas juga turut ikut andil dalam penerapan APE kotak huruf. Penerapan APE kotak huruf siklus II hampir sama dengan siklus I, namun pada siklus II ini peneliti menambahkan metode bernyanyi pada penerapannya. Hal tersebut didasari oleh hasil refleksi siklus I yang dimana masih terdapat anak yang kurang paham dalam indikator mengenal huruf melalui awalan nama benda dan anak mulai kehilangan fokus karena merasa bosan dengan pembelajaran yang diberikan. Berdasarkan hasilnya, siklus II pertemuan pertama ketuntasan hasil belajar anak mendapat presentase (80,00%), pertemuan kedua menjadi (100%), dan rata-rata kelas pertemuan terakhir dengan presentase (91,25%). Melalui penjelasan hasil tersebut, maka penelitian dapat diberhentikan karena telah terjadi peningkatan selama hasil pra-siklus, menuju tindakan siklus I, dan telah tercapai pada tindakan siklus II.
Description
Reupload file repositori 5 Februari 2026_Yudi
