Eksplorasi Nematoda Parasit Tanaman pada Sistem Agroforestri Berbasis Kopi di Desa Pace, Kabupaten Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Jember menjadi salah satu daerah yang berpotensi untuk membudidayakan tanaman kopi dimana Desa Pace merupakan salah satu sentra produksi yang berpotensi besar dalam pengembangan budidayanya. Para petani di Desa Pace banyak membudidayakan kopi varietas Robusta. Budidaya kopi robusta di Desa Pace dilakukan dengan menerapkan sistem agroforestri. Berdasarkan hasil pre studi terdapat beberapa gejala serangan nematoda pada tanaman kopi di Desa Pace yang menyebabkan penurunan produktivitas. Nematoda dapat mempengaruhi proses fotosintesis tanaman sehingga mengakibatkan pertumbuhan tanaman terhambat hingga dapat menyebabkan kematian pada tanaman. Oleh karena itu penting untuk dilakukannya riset terkait eksplorasi nematoda parasit tanaman pada sistem agroforestri kopi.
Penelitian dilakukan di Desa Pace dengan pengambilan titik sample dilakukan pada dua lahan budidaya dengan jenis naungan yang berbeda. Titik sampel pada kedua lahan ditentukan secara zig-zag. Sistem ini dilakukan untuk merepresentasikan kondisi komunitas nematoda pada lahan. Sampel tanah diambil seberat 100 g pada setiap titik. Pengambilan titik sampel dimulai dari ujung kiri lahan yang diberi jarak 2 m dari tepi lahan, kemudian mengikuti 5 m atau sesuai dengan jarak tanam 2 tanaman kopi. Pengukuran suhu tanah, dan pH tanah pada sampel tanah dilakukan menggunakan soil analyzer. Ketinggian lahan, jenis naungan, dan tekstur tanah juga di analisis sebagai data tambahan.
Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 11 genus nematoda pada dua lahan pertanaman kopi robusta di Desa Pace, Kabupaten Jember. Pada lahan A terdapat 10 genus yang dengan total seluruh individu adalah 25. Pada lahan B terdapat terdapat 11 genus dengan total seluruh individu adalah 32. Indeks Keanekaragaman nematoda di Desa Pace menunjukan tingkat keanekaragaman sedang dengan nilai H’= 2,255. Nilai tersebut menunjukan masih ada beberapa genus nematoda yang mendominasi baik pada lahan A maupun lahan B. Hasil indeks tersebut juga dapat memberikan indikasi bahwa kesehatan tanah pada lahan berada dalam kondisi menengah. Genus nematoda parasit tanaman yang dominan pada lahan A yaitu Rotylenchulus, Meloidogyne, dan Pratylenchus dinyatakan dengan prominance value (PV), sedangkan pada lahan B Pratylenchus, Ditylenchus, Rotylenchulus, dan Xiphinema.
Description
Reupload File Repositori 28 Januari 2026_Maya
