Upaya Orang Tua Dalam Pemenuhan Kebutuhan Pendidikan Anak DI Desa Sliwung

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract

Pendidikan merupakan kebutuhan mendasar yang menjadi hak setiap anak dan fondasi utama bagi peningkatan kesejahteraan keluarga. Namun di Desa Sliwung, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, kondisi sosial ekonomi masyarakat yang mayoritas bermata pencaharian sebagai petani atau buruh tani dengan penghasilan tidak menentu menjadikan pemenuhan kebutuhan pendidikan anak sebagai tantangan tersendiri. Di balik keterbatasan tersebut, ditemukan fenomena menarik berupa keluarga dengan perekonomian terbatas yang berhasil menyekolahkan anaknya hingga jenjang sarjana melalui berbagai upaya yang adaptif dan penuh kegigihan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis, mengkaji, dan mendeskripsikan bentuk upaya orang tua dalam pemenuhan kebutuhan pendidikan anak di Desa Sliwung, serta menganalisis hubungan antara upaya tersebut dengan pencapaian kesejahteraan keluarga. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam (in-depth interview), dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari satu orang tua (informan pokok) dan dua anak lulusan sarjana (informan tambahan) yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya orang tua dalam pemenuhan kebutuhan pendidikan anak di Desa Sliwung mencakup dua dimensi utama. Pertama, upaya finansial melalui strategi diversifikasi pendapatan yang meliputi pekerjaan serabutan, pemeliharaan ternak kambing sebagai tabungan hidup, dan pekerjaan tambahan sebagai buruh hajatan. Kedua, upaya non-finansial yang meliputi pemberian motivasi dan aspirasi, penanaman disiplin dan etos belajar, serta dukungan emosional berupa kepercayaan dan kebebasan kepada anak. Motivasi utama orang tua adalah keinginan agar anak memiliki kehidupan yang lebih baik dan tidak mengalami nasib yang sama dengan orang tuanya. Seluruh upaya ini dilaksanakan secara mandiri tanpa mengandalkan bantuan eksternal, yang mencerminkan kuatnya nilai kemandirian dalam masyarakat ppedesaan.Upaya￾upaya tersebut terbukti memiliki keterkaitan yang erat dengan pencapaian kesejahteraan keluarga. Keberhasilan anak menyelesaikan pendidikan sarjana membawa dampak nyata berupa peningkatan kondisi ekonomi keluarga secara bertahap, terjadinya mobilitas sosial vertikal dari keluarga buruh tani menjadi perangkat desa dan karyawan swasta, serta perubahan orientasi dan pola pikir pada generasi berikutnya. Pendidikan dengan demikian tidak hanya bermakna bagi perkembangan individu anak, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam memutus rantai kemiskinan antargenerasi dan meningkatkan kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan.Faktor pendorong yang paling signifikan adalah kedekatan akses ke perguruan tinggi dan kuatnya aspirasi keluarga, sedangkan faktor penghambat utama meliputi keterbatasan ekonomi, minimnya akses beasiswa, pola pikir masyarakat, dan keterbatasan infrastruktur wilayah.

Description

Validasi dan Finalisasi Ratna 30 juni 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By