Hubungan Umur, Jenis Kelamin, Riwayat Diabetes Melitus, Status Gizi, dan Merokok pada Pasien Katarak
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Abstract
Penyebab utama kebutaan di dunia bahkan di Indonesia adalah katarak.
Riset Kesehatan Dasar pada tahun 2013 menyatakan bahwa prevalensi kebutaan
di Indonesia mencapai 1,8% dari jumlah penduduk di Indonesia. Kebutaan karena
katarak atau kekeruhan lensa mata merupakan masalah kesehatan global yang
harus segera diatasi, karena kebutaan dapat menyebabkan berkurangnya kualitas
sumber daya manusia dan kehilangan produktifitas serta membutuhkan biaya
cukup besar untuk pengobatan. Salah satu jenis katarak yang banyak diderita oleh
masyarakat Indonesia yaitu katarak senilis. Faktor intrinsik yang dapat
mempengaruhi terjadinya katarak senilis yaitu umur, jenis kelamin, riwayat DM,
status gizi, diare sedangkan faktor ekstrinsik yang berpengaruh yaitu, aktivitas
merokok, konsumsi obat kataraktogenik, konsumsi alkohol,dan pekerjaan.
Penelitian ini tujuan untuk menganalisis hubungan faktor intrinsik dan
ekstrinsik dengan kejadian katarak di Rumah Sakit Umum Daerah Mardi Waluyo
Kota Blitar. Penelitian yang bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional
ini dilaksanakan di Rumah Sakit Mardi Waluyo Kota Blitar. Pengambilan sampel
dilakukan secara Systematic random sampling. Sampel pada penelitian ini
didapatkan 84 penderita baru katarak. Data yang diperoleh dalam penelitian ini
bersumber dari data primer dan data sekunder serta pengumpulan data
menggunakan kuesioner yang selanjutnya diolah dan dianalisis menggunakan uji
Chi-square dengan tingkat kemaknaan sebesar 5% (α=0,05).
Description
Reupload file repositori 5 maret 2026_Kurnadi
