Kuantifikasi Total Fenolik dan Total Flavonoid serta Pengujian Aktivitas Antioksidan Metode DPPH Ekstrak Metanol Calopogonium mucunoides Desv
| dc.contributor.author | Kurnia Fathonah | |
| dc.date.accessioned | 2026-06-11T07:13:46Z | |
| dc.date.issued | 2026-01-26 | |
| dc.description | reupload 2026 Rudi H Validasi file repositori 12 Mei 2026_Magang SP (Ulum)_Firli | |
| dc.description.abstract | Penumpukan radikal bebas dalam tubuh berperan penting dalam proses stres oksidatif yang berkaitan dengan timbulnya berbagai penyakit degeneratif. Untuk mencegah terjadinya stres oksidatif akibat penumpukan radikal bebas, dibutuhkan suatu senyawa yang bisa menetralkan radikal bebas salah satunya adalah senyawa antioksidan. Sumber antioksidan terbagi menjadi dua, yaitu alami dan sintetik. Antioksidan alami dapat ditemukan dari berbagai jenis tumbuhan, karena memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder yang beragam. Salah satu gulma yang berpotensi sebagai sumber antioksidan alami adalah Calopogonium mucunoides Desv. dari famili Fabaceae yang mudah ditemukan pada daerah tropis, termasuk Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan golongan senyawa metabolit sekunder yang terkandung, kadar fenolik total dalam mgGAE/g dan kadar flavonoid total dalam mgQE/g, serta aktivitas antioksidan yang dinyatakan dalam nilai IC50 (µg/mL) dari ekstrak metanol Calopogonium mucunoides Desv. Penelitian dilakukan pada ekstrak metanol Calopogonium mucunoides Desv. yang diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan rasio simplisia dan pelarut metanol 1:8 selama tiga hari. Penelitian ini diawali dengan skrining fitokimia dengan menggunakan metode tabung yang mencakup golongan senyawa fenolik dan flavonoid yang berperan sebagai kontributor utama dalam aktivitas antioksidan. Selanjutnya dilakukan penetapan kadar flavonoid total menggunakan standar kuersetin dengan metode kolorimetri AlCl3 yang diukur pada panjang gelombang maksimum 436 nm dan penetapan kadar fenolik total menggunakan asam galat sebagai standar dengan metode Folin-Ciocalteu yang diukur pada panjang gelombang maksimum 744 nm. Kemudian dilanjutkan dengan pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH ekstrak metanol Calopogonium mucunoides dengan kuersetin sebagai kontrol positif dengan waktu inkubasi selama 30 menit dan diukur pada panjang gelombang maksimum 516 nm. Hasil esktraksi didapatkan nilai rendemen sebesar 10,01% yang termasuk dalam kategori baik. Hasil skrining fitokimia didapatkan hasil positif terhadap senyawa fenolik dan flavonoid. Hasil penetapan kadar flavonoid total menunjukkan kadar sebesar 29,844 ± 0,210 mgQE/g dan hasil penetapan kadar fenolik total menunjukkan kadar sebesar 74,121 ± 1,282 mgGAE/g. Hasil pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH menunjukkan bahwa ekstrak metanol Calopogonium mucunoides Desv. memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai sebesar IC50 215,470 ± 1,376 µg/mL yang tergolong sebagai antioksidan lemah, sementara kuersetin sebagai kontrol positif memiliki nilai IC50 sebesar 2,722 ± 0,034 µg/mL yang tergolong sebagai antioksidan sangat kuat. Untuk memperoleh gambaran potensi antioksidan yang lebih komprehensif, diperlukan pengujian lanjutan menggunakan metode lain. | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama : apt. Dwi Koko Pratoko, S.Farm., M.Sc. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/8720 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Farmasi | |
| dc.subject | Total Fenolik | |
| dc.subject | Total Flavonoid | |
| dc.subject | DPPH | |
| dc.subject | Calopogonium mucunoides Desv. | |
| dc.subject | Gulma | |
| dc.subject | Metode Ekstraksi Maserasi | |
| dc.title | Kuantifikasi Total Fenolik dan Total Flavonoid serta Pengujian Aktivitas Antioksidan Metode DPPH Ekstrak Metanol Calopogonium mucunoides Desv | |
| dc.type | Other |
