Hubungan antara Kualitas Antenatal Care (ANC) dan Faktor Maternal dengan Taksiran Berat Janin (TBJ) pada Ibu Hamil di Puskesmas Ajung

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Kedokteran

Abstract

Gangguan pertumbuhan janin masih menjadi permasalahan kesehatan ibu dan anak yang berkontribusi terhadap tingginya angka morbiditas dan mortalitas perinatal, salah satunya melalui kejadian berat badan lahir rendah (BBLR). Pertumbuhan janin dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kualitas pelayanan antenatal care (ANC) dan kondisi maternal selama kehamilan. Pemantauan pertumbuhan janin melalui taksiran berat janin (TBJ) merupakan bagian penting dari pelayanan ANC untuk mendeteksi dini adanya gangguan pertumbuhan intrauterin. Namun, penelitian yang mengkaji hubungan kualitas ANC dan faktor maternal dengan TBJ, khususnya pada tingkat pelayanan kesehatan primer, masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kualitas ANC dan faktor maternal dengan TBJ pada ibu hamil di Puskesmas Ajung, Kabupaten Jember. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian adalah ibu hamil trimester III yang menjalani pemeriksaan ANC di Puskesmas Ajung pada periode November hingga Desember 2025. Sebanyak 110 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dianalisis. Data kualitas ANC dan faktor maternal diperoleh dari buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), sedangkan TBJ dinilai menggunakan metode klinis. Analisis data dilakukan secara bivariat menggunakan uji Chi-Square dan Mann-Whitney U, serta analisis multivariat menggunakan regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas ANC memiliki hubungan yang signifikan secara statistik dengan kesesuaian TBJ terhadap usia kehamilan. Ibu hamil yang memperoleh pelayanan ANC tidak sesuai standar memiliki risiko lebih besar untuk mengalami TBJ yang tidak sesuai usia kehamilan. Dari berbagai faktor maternal yang dianalisis, kenaikan berat badan selama kehamilan menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik dengan TBJ, sedangkan usia ibu, tingkat pendidikan, lingkar lengan atas (LILA), paritas, kadar hemoglobin (Hb), dan mean arterial pressure (MAP) tidak menunjukkan hubungan yang signfikan secara statistik dengan TBJ. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa ketidaksesuaian taksiran berat janin dengan usia kehamilan berhubungan dengan kualitas ANC yang tidak standar dan kenaikan berat badan ibu yang tidak sesuai target setelah dikendalikan oleh LILA. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan ANC yang sesuai standar dan pencapaian kenaikan berat badan ibu yang sesuai target dapat mendukung pertumbuhan janin yang optimal. Upaya peningkatan kualitas pelayanan ANC dan pemantauan faktor risiko kehamilan diharapkan dapat berkontribusi terhadap perbaikan luaran kehamilan.

Description

Reuploud Repository 25 Mei-agus :: Finalisasi Repositori File 11 Juni 2026_Kurnadi

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By