Profil Matematisasi Siswa SMP dalam Menyelesaikan Soal AKM Ditinjau dari Gaya Kognitif Reflektif Impulsif

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Abstract

Matematisasi adalah salah satu kemampuan dasar matematika yang digunakan dalam memecahkan masalah. Matematisasi merupakan transformasi situasi dunia nyata ke dalam bentuk matematis melalui proses pemodelan. Matematisasi melibatkan tiga tahap utama: menerjemahkan masalah kontekstual ke dalam bentuk matematika, menyelesaikan masalah menggunakan konsep-konsep matematika yang relevan, dan merefleksi serta memvalidasi hasil yang diperoleh. Cara penyelesaian masalah yang digunakan setiap siswa pasti berbeda-beda sehingga akan mempengaruhi kecepatan dalam menyelesaikan masalah. Gaya kognitif berpengaruh terhadap pemecahan masalah siswa. Penelitian ini berfokus pada gaya kognitif reflektif dan impulsif. Gaya kognitif reflektif dan impulsif bergantung pada bagaimana siswa menggunakan waktu yang mereka habiskan untuk memecahkan masalah dan berapa banyak kesalahan yang mereka buat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil matematisasi siswa SMP dalam menyelesaikan soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) ditinjau dari gaya kognitif reflektif - impulsif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode tes dan wawancara. Daerah penelitian yang dipilih adalah SMP Negeri 5 Kota Probolinggo. Pemilihan subjek penelitian berdasarkan angket gaya kognitif MFFT dan mempertimbangkan hasil tes matematisasi siswa. Angket MFFT terdiri dari 13 soal dan soal tes matematisasi terdiri dari 3 butir soal AKM konten bilangan. Pengambilan data MFFT dilakukan pada tanggal 8 November 2024 dan pengambilan data tes matematisasi dilakukan pada tanggal 12 dan 13 November 2024. Berdasarkan hasil analisis angket MFFT dan tes matematisasi dipilih subjek penelitian yaitu 2 siswa reflektif dan 2 siswa impulsif yang hasil skor jawaban benar dan waktu pengerjaan setara dan dengan mempertimbangkan hasil tes matematisasi siswa yang paling banyak melakukan aktivitas matematisasi. Setelah pemilihan subjek penelitian kemudian dilaksanakan wawancara kepada empat subjek penelitian yang telah terpilih untuk menggali matematisasi yang tidak muncul pada pengerjaan tes. Wawancara dilakukan pada tanggal 4 Desember 2024 dan 11 Februari 2025. Data hasil tes matematisasi dan wawancara dianalisis sesuai dengan aktivitas matematisasi yang diadaptasi dari PISA 2009. Berdasarkan hasil analisis profil matematisasi siswa dalam menyelesaikan soal AKM ditinjau dari gaya kognitif reflektif dan impulsif, siswa reflektif melakukan seluruh tahapan matematisasi dengan cermat dan sistematis. Mereka dapat mengidentifikasi konsep matematika yang relevan, merepresentasikan masalah dalam bentuk berbeda, menyusun argumentasi logis, menggeneralisasikan hasil, dan merefleksi proses serta solusi yang diperoleh. Siswa reflektif menunjukkan ketelitian, dapat mengaitkan kata kunci dengan konsep aritmatika sosial secara tepat, menggunakan simbol matematika dengan benar, serta menyusun langkah penyelesaian yang runtut dan logis. Proses refleksi yang dilakukan membantu mereka memvalidasi hasil akhir dan mengidentifikasi kesalahan, sehingga hasil pekerjaan cenderung lebih akurat dan minim kesalahan. Siswa impulsif juga mengikuti seluruh tahapan matematisasi, namun dengan kecenderungan tergesa-gesa dan kurang teliti. Mereka dapat mengidentifikasi konsep matematika yang relevan dan menggunakan simbol matematika dasar, tetapi beberapa kali melakukan kesalahan dalam penerapan konsep dan proses formal. Siswa impulsif membuat argumentasi secara verbal, namun terkadang argumentasinya hanya menyebutkan langkah-langkah tanpa penjelasan proses berfikirnya. Ia juga membuat generalisasi hasil dan merefleksi proses yang dilakukan.

Description

Reupload file repositori 26 Jan 2026_Maya

Keywords

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By