Pengaruh Treatment Ranting Bambu Ori dengan Pengujian Lentur Terhadap Karakteristik Balok Beton Bertulang
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Baja merupakan material tidak ramah lingkungan dan termasuk sumber daya alam tidak terbarukan, dengan harga yang semakin meningkat dari waktu ke waktu. Oleh karena itu, perlu adanya alternatif material pengganti baja yang lebih ramah lingkungan, berkelanjutan, dan ekonomis, salah satunya adalah ranting bambu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan (treatment) ranting bambu ori sebagai material pengganti tulangan baja terhadap karakteristik lentur balok beton bertulang. Pengujian dilakukan pada balok beton bertulang berukuran 60x15x15 cm dengan variasi tulangan ranting bambu tanpa perlakuan (TBO), ranting bambu vernis (TBO-V), dan ranting bambu lilitan kawat (TBO-L). Metode pengujian yang digunakan adalah pembebanan dua titik untuk mengetahui beban maksimum, kuat lentur, lendutan, dan pola retak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa balok beton tulangan ranting bambu lilitan kawat (TBO-L) menghasilkan kinerja terbaik di antara semua variasi balok beton, dengan beban maksimum sebesar 75 kN, kuat lentur sebesar 9,289 MPa, dan lendutan maksimum sebesar 3,3 mm. Nilai tersebut memiliki perbedaan sebesar 10,32% dengan balok beton tulangan baja. Perlakuan lilitan kawat terbukti mampu meningkatkan performa balok beton tulangan ranting bambu, walaupun masih perlu ditingkatkan untuk mencapai kesetaraan fungsional secara struktural dengan balok beton tulangan baja. Selain itu, perlakuan ranting bambu pada balok beton bertulang tidak menunjukkan adanya pengaruh pola retak secara signifikan, karena retak terjadi pada daerah yang relatif sama. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi terhadap pengembangan inovasi material konstruksi berkelanjutan yang memanfaatkan bahan alami sebagai alternatif pengganti tulangan pada balok beton bertulang..
Description
Reaploud Repository April 2026
