Hubungan Doomscrolling dengan Tingkat Regulasi Emosi pada Remaja
| dc.contributor.author | Kholifatur Rosyidah | |
| dc.date.accessioned | 2026-06-10T02:03:31Z | |
| dc.date.issued | 2026-01-22 | |
| dc.description | reupload 2026 Rudi H, FINALISASI oleh Agus 2026 Juni 10 | |
| dc.description.abstract | Pesatnya perkembangan teknologi informasi telah menjadikan media sosial sebagai ruang utama interaksi dan akses informasi bagi remaja. Remaja berada pada masa perkembangan transisi yang ditandai dengan perubahan fisik, kognitif, dan psikososial, namun belum diimbangi dengan kematangan emosional yang stabil. Di era digital, muncul fenomena doomscrolling, yaitu perilaku menjelajah media sosial secara kompulsif dengan fokus berlebihan pada konten negatif yang dapat memicu kecemasan. Paparan informasi negatif yang terus-menerus ini diduga mengganggu mekanisme regulasi emosi remaja, yang pada akhirnya dapat memicu masalah kesehatan mental seperti depresi dan gangguan kecemasan. Berdasarkan data awal di Kabupaten Jember, 65,6% remaja memiliki kondisi kesehatan mental yang kurang baik, sehingga penelitian mengenai dampak aktivitas digital seperti doomscrolling terhadap kemampuan regulasi emosi menjadi sangat relevan. | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama : Ns. Erti Ikhtiarini Dewi, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.J. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/8523 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Keperawatan | |
| dc.subject | Doomscrolling | |
| dc.subject | Regulasi | |
| dc.subject | Emosi | |
| dc.title | Hubungan Doomscrolling dengan Tingkat Regulasi Emosi pada Remaja | |
| dc.type | Other |
