Penurunan Jumlah Sel Fibroblas Pada Diskus Artikularis Temporomandibular Joint (Tmj) Tikus Wistar Yang Mengalami Diabetes Melitus Dan Periodontitis

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Kedokteran Gigi

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik yang ditandai kondisi hiperglikemia kronis dan dapat menimbulkan berbagai komplikasi, salah satunya periodontitis. Periodontitis sebagai penyakit inflamasi kronis pada jaringan periodontal dapat menyebabkan peningkatan mediator inflamasi yang berkontribusi terhadap kerusakan jaringan TMJ. Kondisi hiperglikemia, peningkatan advanced glycation end products (AGEs), reactive oxygen species (ROS), serta inflamasi akibat periodontitis diduga berperan dalam degradasi matriks ekstraseluler diskus artikularis sehingga menyebabkan penurunan jumlah sel fibroblas. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental laboratoris dengan rancangan post test only control group design. Sampel penelitian terdiri atas 16 ekor tikus Wistar jantan yang dibagi menjadi empat kelompok, yaitu kelompok kontrol (K), kelompok diabetes melitus (P1), kelompok periodontitis (P2), dan kelompok diabetes melitus disertai periodontitis (P3). Induksi DM dilakukan menggunakan streptozotocin (STZ), sedangkan periodontitis diinduksi menggunakan Porphyromonas gingivalis. Pengamatan dilakukan pada preparat histologi diskus artikularis TMJ menggunakan pewarnaan Hematoksilin Eosin (HE) dengan mikroskop pembesaran 400× pada zona anterior, intermediet, dan posterior untuk menghitung jumlah sel fibroblas.

Description

Finalisasi 1 Agustus 2026 Rudi H

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By