Faktor Yang Berhubungan denganTimbulnya Gejala Green Tobacco Sickness (GTS) Pada Petani Tembakau di Kelurahan Antirogo Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember

dc.contributor.authorWahyu Indah Lestari
dc.date.accessioned2026-06-18T02:40:00Z
dc.date.issued2020-01
dc.descriptionReupload Repositori File 18 Mei 2026_Kholif Basri\ Validasi file repositori 11 Juni 2026_Dea_Firli
dc.description.abstractIndonesia merupakan negara penghasil tembakau terbesar kelima di dunia dengan jumlah produksi mencapai 198.296 ton pada tahun 2017. Indonesia memiliki petani tembakau sebanyak 568.906 orang, dimana 351.956 orang diantaranya berasal dari Jawa Timur. Petani tembakau rentan terhadap risiko kesehatan karena adanya paparan nikotin yang merupakan senyawa alkaloid. Nikotin pada daun tembakau basah dapat masuk ke tubuh petani melalui kontak langsung. Hal tersebut dapat mengakibatkan gangguan kesehatan yang disebut dengan Green Tobacco Sickness (GTS), dengan gejala khas berupa mual, muntah, sakit kepala, pusing, kram perut, kesulitan bernapas, serta peningkatan air liur. Nikotin merupakan zat yang memiliki berat molekul kecil dengan kelarutan yang baik pada lemak dan air, sehingga dapat dengan mudah diserap oleh kulit. Nikotin dapat tertarik ke permukaan daun oleh air hujan, embun, atau keringat. Saat terjadi kontak, nikotin akan diabsorpsi melalui kulit kemudian masuk langsung ke aliran darah dan didistribusikan ke seluruh tubuh, termasuk ke otak. Faktor-faktor risiko yang diidentifikasi pada GTS antara lain: usia, kondisi lingkungan, riwayat penggunaan tembakau, jenis pekerjaan yang dilakukan, masa kerja, letak daun yang dipetik, serta pemakaian alat pelindung diri. Jika panen dilakukan dengan tangan, para petani akan memegang daun-daun yang telah dipetik dekat dengan tubuh mereka. Getah yang mengandung nikotin dapat mengalir dari daun yang dipetik dan membasahi pakaian petani tembakau, sehingga memungkinkan nikotin berada di kulit mereka untuk jangka waktu yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan timbulnya gejala Green Tobacco Sickness pada petani tembakau di Kelurahan Antirogo Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik menggunakan desain penelitian cross sectional dengan jumlah sampel 54 orang petani tembakau. Data berupa hasil isian kuesioner mengenai variabel-variabel penelitian yang diperoleh melalui wawancara langsung dengan responden. Data yang telah diperoleh dari proses pengumpulan data diubah ke dalam bentuk tabel-tabel, kemudian data diolah menggunakan SPSS. Data dianalisis menggunakan dua metode, yaitu analisis univariat dan bivariat. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa petani tembakau di Kelurahan Antirogo Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember memiliki karakteristik: 77,8% berjenis kelamin perempuan, 51,9% berusia ≤50 tahun, 53,7% merupakan lulusan Sekolah Dasar (SD), 83,3% memiliki masa kerja ≥10 tahun, 53,7% bekerja selama ≤5 jam/hari, 63% bekerja pada proses pengeringan daun tembakau, 85,2% bukan perokok, 74,1% belum menggunakan APD dengan baik, dan 77,8% memiliki tingkat kebersihan diri yang baik. Sebanyak 59,3% petani tembakau di Kelurahan Antirogo Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember mengalami gejala Green Tobacco Sickness (GTS). Berdasarkan analisis bivariat dengan menggunakan uji statistik Chi Square atau uji statistik Fisher Exact, didapatkan hasil tidak ada hubungan bermakna antara usia, masa kerja, durasi kerja, jenis pekerjaan, status merokok, penggunaan alat pelindung diri (APD), dan kebersihan diri dengan timbulnya gejala Green Tobacco Sickness (GTS) pada petani tembakau di Kelurahan Antirogo Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember.
dc.description.sponsorshipDosen Pembimbing Utama : dr. Ancah Caesarina Novi M., Ph.D Dosen Pembimbing Anggota : Dr. dr. Dina Helianti, M.Kes
dc.identifier.issnKholif Basri
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/9292
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Kedokteran
dc.subjecttembakau
dc.subjectnikotin
dc.subjectalkaloid
dc.subjectgangguan kesehatan
dc.subjectmual
dc.subjectmuntah
dc.subjectsakit kepala
dc.subjectpusing
dc.subjectkram perut
dc.subjectkesulitan bernapas
dc.subjectpeningkatan air liur
dc.titleFaktor Yang Berhubungan denganTimbulnya Gejala Green Tobacco Sickness (GTS) Pada Petani Tembakau di Kelurahan Antirogo Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Wahyu Indah Lestari-162010101010 (BLM DI WORD).pdf
Size:
908.57 KB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: