Mitos dalam Tradisi Pembuatan Wedhung Kunir di Kecamatan Kunir Kabupaten Lumajang
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Kabupaten Lumajang memiliki senjata tradisional khas yakni wedhung Kunir yang dibuat oleh Empu Sanibin dari Desa Kunir Kidul. Dalam proses pembuatannya, wedhung Kunir melewati beberapa tahapan, salah satunya pelaksanaan ritual yang dilakukan sebelum membuat wedhung. Ritual ini dilakukan dengan tujuan agar proses pembuatan wedhung Kunir berjalan lancar serta pembuat dan pemilik wedhung diberikan pengayoman oleh Tuhan Yang Maha Esa. Mitos dalam wedhung Kunir ini terletak pada proses pembuatannya yang menunjukkan adanya tradisi dan adat yang masih dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat.
Fokus dan tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan wujud mitos yang terdiri dari mitos asal-usul dan mitos dalam ritual pembuatan wedhung, nilai budaya, fungsi mitos, pandangan masyarakat tentang mitos dalam tradisi pembuatan wedhung, serta pemanfaatan mitos dalam tradisi pembuatan wedhung Kunir sebagai alternatif materi pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan rancangan tradisi lisan dan pendekatan etnografi Spradley. Lokasi penelitian ini berada di Desa Kunir Kidul, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang. Sumberdata dalam penelitian ini adalah informan atau narasumber yang mengetahui dan yang menjadi pelaku mitos dalam tradisi pembuatan wedhung Kunir. Data dalam penelitian ini berupa penjelasan, rekaman, dan gambar. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara etnografi, observasi partisipatif, transkipsi dan terjemahan data, serta dokumentasi. Selanjutnya data dianalisis dengan teknik analisis domain, taksonomik, komponen, dan tema budaya.
Hasil penelitian ini terbagi atas lima sub bab. Pertama, wujud mitos yang terbagi menjadi dua, yakni mitos yang didasarkan pada asal-usul wedhung Kunir dan mitos yang didasarkan pada ritual dalam proses pembuatannya. Kedua, nilai- nilai budaya yang terkandung dalam mitos tradisi pembuatan wedhung Kunir, antara lain nilai religiusitas, sosial dan kepribadian. Ketiga, fungsi mitos dalam tradisi pembuatan wedhung Kunir terdiri atas: (1) sebagai pengingat adanya tradisi yang sakral; (2) sebagai pengingat kejadian di masa lalu; (3) sebagai pengetahuan budaya; (4) menyadarkan manusia adanya kekuatan gaib. Keempat, pandangan masyarakat berkaitan dengan pendapat atau komentar masyarakat tentang mitos yang terdapat dalam tradisi pembuatan wedhung Kunir. Kelima, pemanfaatan mitos dalam tradisi pembuatan wedhung Kunir di Kecamatan Kunir Kabupaten Lumajang sebagai alternatif materi pembelajaran bahasa Indonesia di SMA kelas XI pada tema mengenal keberagaman Indonesia lewat pertunjukan drama dengan sub materi mempersiapkan pertunjukan drama dengan tema tertentu.
Saran yang ingin disampaikan dalam penelitian ini yakni: (1) bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk meneliti lebih dalam terkait wedhung Kunir sehingga dapat menambah dan melengkapi informasi sebelumnya; (2) bagi masyarakat Desa Kunir Kidul dan sekitarnya disarankan untuk tetap menjaga dan melestarikan budaya dan tradisi lokal sehingga tidak akan luntur oleh zaman; (3) bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang disarankan untuk lebih semangat dan aktif dalam rangka melestarikan budaya daerah sehingga masyarakat lokal dapat mengetahui informasi dan belajar lebih dalam tentang budaya dan tradisi yang ada di Kabupaten Lumajang
Description
Reuplod Repository Ratna 6 Oktober 2026
Validasi Dan Finalisasi Ratna 6 Oktober 2026
