Perubahan Zona Agrokimat Kabupaten Jember Pada Periode 1985-2014 dan 1995-2024
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Fenomena perubahan iklim global berpengaruh terhadap perubahan pola curah hujan yang berdampak pada sektor pertanian salah satunya di Kabupaten Jember. Fokus utama dari penelitian ini adalah mengidentifikasi perubahan zona agroklimat di Kabupaten Jember melalui analisis perubahan curah hujan berdasarkan klasifikasi oldeman. Pelaksanaan penelitian ini dilakukan pada Laboratorium Pedoklimat dan Sumber Daya Lahan (SDL) Program Studi Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Jember. Sumber data yang digunakan data curah hujan dari CHIRPS dalam dua periode yaitu 1985-2014 dan 1995-2024. Data dianalisis menggunakan software ArcGIS dan Microsoft Excel dengan metode Pivot Table untuk menentukan perubahan zona agroklimat. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga tipe zona agroklimat pada periode 1 dan periode 2 yaitu C2, C3, dan D3. Pada periode 1 zona C2 memiliki luas 2.668,83 ha, zona C3 dengan luas 235.186,41 ha, dan zona D3 memiliki luas sebesar 91.956,93 ha. Sedangkan, pada periode 2 zona C2 memiliki luas 21.556,09 ha, zona C3 memiliki luas 277.200,36 ha, dan zona D3 dengan luas sebesar 30.906,53 ha. Pada periode 1 dan periode 2 zona agroklimat yang mendominasi adalah zona C3. Hasil dari analisis zona agroklimat terdapat perubahan dari periode 1 ke periode 2. Zona C3 mengalami perubahan menjadi zona C2 sebesar 8,03% pada periode 2. Sedangkan, zona D3 mengalami perubahan menjadi zona C3 sebesar 66,36% pada periode 2. Sebaliknya, zona C2 tidak mengalami perubahan.
Description
Reupload file repository 13 Maret 2026_Ratna
