Potensi Fenolik Dan Flavonoid Pada Ekstrak Kulit Edamame Sebagai Antioksidan Untuk Formulasi Lotion

Abstract

Potensi lokal adalah salah satu kekayaan alam yang terdapat pada sebuah daerah yang dapat menjadi salah satu pendorong ekonomi (Pingkan, 2016). Potensi lokal yang terdapat di Kecamatan Rambipuji Kabupaten Jember salah satunya adalah komoditas pertanian. Edamame merupakan salah satu kedelai yang mempunyai nilai jual lebih tinggi dari jenis kedelai lainnya (Ma’sum et al., 2020). Selama ini, edamame lebih banyak dimanfaatkan bijinya sebagai bahan konsumsi, sedangkan kulitnya dianggap sebagai limbah atau digunakan sebagai pakan ternak. Namun, kulit edamame mempunyai manfaat lain apabila dikembangkan sehingga akan menjadi produk yang lebih memiliki nilai ekonomis. Kulit edamame diketahui mengandung senyawa bioaktif salah satunya adalah antioksidan. Edamame mengandung zat antioksidan golongan isoflavon yaitu jenis antioksidan yang memiliki peran dalam melindungi tubuh terhadap radikal bebas (Pratama & Busman, 2020). Isoflavon juga dapat memberikan manfaat lain pada kulit diantaranya memudarkan bintik hitam dan garis-garis halus. Isoflavon tersebut termasuk ke dalam antioksidan yang dapat digunakan secara langsung pada kulit dan memiliki efek positif bagi kesehatan kulit (Keen & Hassan, 2016). Antioksidan juga dapat ini melindungi kulit dari radikal bebas, sinar ultraviolet yang dipancarkan oleh matahari, serta polusi udara yang mengandung berbagai zat kimia berbahaya. Kedua faktor tersebut dapat menjadi salah satu penyebab peningkatan jumlah radikal bebas di dalam tubuh yang mengakibatkan struktur pada sel kulit rusak, mempercepat proses penuaan, dan memicu berbagai gangguan kulit lainnya (Triwidia et al., 2024). Gangguan pada kulit dapat dicegah melalui perawatan kulit untuk kesehatan kulit.

Description

Validasi dan Finalisasi Repositori File 31 Juli 2026_Kholif Basri

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By