Normalisasi dan Dampak Keberfungsian Sosial Mahasiswa Dengan Perilaku Kohabitasi (Studi Fenomenologis di Kelurahan Sumbersari, Kabupaten Jember)
Loading...
Date
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Kohabitasi yaitu tinggal bersama tanpa ikatan pernikahan yang sah, menjadi
fenomena yang dinormalisasi di kalangan sebagian mahasiswa di Kelurahan
Sumbersari, Kabupaten Jember. Normalisasi ini dipengaruhi oleh lingkungan sosial
yang menormalisasi, kebutuhan emosional, dan pertimbangan praktis seperti
efisiensi biaya. Meskipun demikian, kohabitasi tetap menimbulkan konsekuensi
sosial berupa stigma negatif dan potensi eksklusifitassosial. Penelitian ini bertujuan
untuk menggali alasan-alasan yang mendorong mahasiswa menormalisasi
kohabitasi serta menganalisis dampaknya terhadap keberfungsian sosial mereka.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis.
Informan dipilih melalui teknik snowball sampling, dan data dikumpulkan melalui
wawancara mendalam, observasi non-partisipatif, dan dokumentasi. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa normalisasi kohabitasi dipengaruhi oleh kebutuhan
emosional, lingkungan sosial, dan efisiensi hidup. Dampaknya terhadap
keberfungsian sosial mencakup perubahan dalam hubungan sosial, performa
akademik, dan ketergantungan emosional.
Description
Entry oleh Arif 2026 April 08
