Aplikasi Mikroorganisme Hasil Isolasi Tanah Tercemar Minyak Bumi di Desa Wonocolo Pada Bioremediasi Tanah Tercemar Hidrokarbon
| dc.contributor.author | Almas Chintyanna Haryono | |
| dc.date.accessioned | 2026-04-13T02:33:34Z | |
| dc.date.issued | 2025-07-07 | |
| dc.description | Reaploud Repository 13 April-agus | |
| dc.description.abstract | Minyak bumi merupakan sumber energi penting, namun aktivitas eksplorasi dan produksi dapat menimbulkan pencemaran lingkungan, khususnya tanah. Salah satu kasus pencemaran tanah akibat minyak bumi terjadi di Desa Wonocolo, Kabupaten Bojonegoro, yang dikenal sebagai wilayah pertambangan minyak tradisional. Salah satu polutan utama dari minyak bumi adalah Total Petroleum Hydrocarbon (TPH) yang bersifat toksik dan sulit terurai secara alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi jumlah mikroorganisme dan waktu tinggal terhadap penurunan kadar TPH pada tanah tercemar hidrokarbon menggunakan metode bioremediasi. Mikroorganisme yang digunakan berupa bakteri dan fungi hasil isolasi dari tanah tercemar di Desa Wonocolo. Jumlah mikroorganisme yang diaplikasikan terdiri dari 10⁴, 10⁶, dan 10⁸ CFU/ml. Penambahan biostimulan berupa kompos juga dilakukan untuk meningkatkan efektivitas degradasi. Pengamatan kadar TPH dilakukan pada hari ke-10, ke-20, dan ke-30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan kadar TPH terbaik dengan bakteri diperoleh pada jumlah 10⁶ CFU/ml dengan penambahan biostimulan selama 30 hari, menghasilkan efisiensi degradasi sebesar 84,47%, dengan kadar akhir TPH sebesar 39.320,29 mg/kg dari kadar awal 253.119,22 mg/kg. Sedangkan degradasi terbaik oleh fungi diperoleh pada jumlah 10⁴ CFU/ml dengan penambahan biostimulan selama 20 hari, menghasilkan efisiensi penurunan TPH sebesar 89,67%, dengan kadar akhir TPH sebesar 26.158,15 mg/kg dari kadar awal 253.119,22 mg/kg. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa variasi jumlah mikroorganisme dan waktu tinggal berpengaruh terhadap efektivitas penurunan kadar TPH. Penggunaan mikroorganisme asli dengan kombinasi bioaugmentasi dan biostimulasi terbukti efektif menurunkan kadar TPH pada tanah tercemar, dengan hasil optimal pada jumlah bakteri sebanyak 10⁶ CFU/ml pada hari ke-30 dan jumlah fungi sebanyak 10⁴ CFU/ml pada hari ke-20 | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama : Ir. Audiananti Meganandi Kartini, S.Si., M.T. IPP Dosen Pembimbing Anggota : Ir. Ririn Endah Badriani, S.T., M.T | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/6871 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Teknik | |
| dc.subject | Mikroorganisme | |
| dc.subject | Isolasi | |
| dc.subject | Tanah | |
| dc.subject | Minyak Bumi | |
| dc.subject | Bioremediasi | |
| dc.subject | Hidrokarbon | |
| dc.title | Aplikasi Mikroorganisme Hasil Isolasi Tanah Tercemar Minyak Bumi di Desa Wonocolo Pada Bioremediasi Tanah Tercemar Hidrokarbon | |
| dc.type | Other |
