Analisis Hubungan Tingkat Kelelahan Kerja Subjektif Terhadap Tingkat Keparahan Kecelakaan Kerja pada CV. Raung Rimba Raya 2

dc.contributor.authorSania Salsabil Putri Librianto
dc.date.accessioned2026-06-18T06:36:44Z
dc.date.issued2026-04-07
dc.descriptionApproved by Teddy
dc.description.abstractSektor manufaktur menjadi salah satu sektor yang menyumbang angka kecelakaan kerja relatif tinggi. CV. Raung Rimba Raya 2 merupakan salah satu industri manufaktur di Kabupaten Jember yang memproduksi bahan dasar plywood. Industri ini memiliki berbagai risiko kecelakaan kerja. Hal ini didukung dengan penggunaan berbagai jenis mesin dalam proses produksi dan durasi kerja yang panjang, yakni lebih dari 8 jam. Hasil observasi awal juga menunjukkan adanya keluhan kelelahan pada 10 pekerja, seperti lesu, sakit kepala, dan nyeri otot, serta terdapat 4 dari 10 pekerja yang mengalami kecelakaan kerja dalam kurun satu tahun terakhir. Kelelahan kerja ini diketahui dapat menurunkan konsentrasi dan meningkatkan risiko kesalahan kerja, yang pada akhirnya berpotensi memperparah tingkat keparahan kecelakaan kerja. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis hubungan antara tingkat kelelahan kerja subjektif dengan tingkat keparahan kecelakaan kerja pada pekerja di CV. Raung Rimba Raya 2. Penelitian ini dilakukan menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 134 pekerja produksi yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling pada tiap divisinya. Data dikumpulkan melalui kuesioner wawancara untuk mengukur kelelahan kerja subjektif, karakteristik individu, serta tingkat keparahan kecelakaan kerja, kemudian pengukuran dan observasi dilakukan untuk menilai beban kerja. Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan distribusi tiap variabel dan analisis bivariat untuk menguji hubungan antar variabel menggunakan uji Spearman, Chi-square, dan Fisher Exact Test menyesuaikan dengan skala data tiap variabel. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada rentang usia 25–34 tahun (46,3%), dengan tingkat pendidikan didominasi lulusan SMA (50,7%) dan tidak memiliki riwayat penyakit (80,6%). Distribusi jenis kelamin relatif seimbang antara laki-laki (48,5%) dan perempuan (51,5%). Pada faktorpekerjaan, mayoritas responden memiliki masa kerja ≤3 tahun (76,1%), bekerja pada divisi risiko rendah (73,1%), serta memiliki beban kerja ringan (65,7%). Tingkat kelelahan kerja menunjukkan bahwa sebagian besar responden tidak mengalami kelelahan (49,3%), namun masih terdapat 30,6% responden yang mengalami sangat lelah. Sementara itu, sebagian besar responden tidak pernah mengalami kecelakaan kerja (74,6%), meskipun demikian masih ditemukan kejadian kecelakaan dengan tingkat keparahan minor (9,7%) dan moderate (15,7%). Hasil analisis bivariat menunjukkan menunjukkan bahwa usia (p = 0,005; r = 0,247) dan riwayat penyakit (p = 0,001) memiliki hubungan signifikan dengan tingkat keparahan kecelakaan kerja. Sebaliknya, tingkat pendidikan (p = 0,268) dan jenis kelamin (p = 0,770) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Pada faktor pekerjaan, beban kerja (p = 0,002; r = 0,268) dan divisi kerja (p = 0,042; r = -0,176) memiliki hubungan signifikan, sedangkan masa kerja (p = 0,820) tidak signifikan. Tingkat kelelahan kerja subjektif juga menunjukkan hubungan signifikan (p = 0,000; r = 0,415) dengan kekuatan hubungan sedang dan arah positif. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa faktor yang berhubungan dengan tingkat keparahan kecelakaan kerja adalah usia, riwayat penyakit, beban kerja, divisi kerja, dan tingkat kelelahan kerja subjektif. Hasil tersebut juga menunjukkan jika kelelahan kerja subjektif memiliki kekuatan hubungan paling besar. Temuan ini menegaskan bahwa upaya pencegahan kecelakaan kerja perlu mempertimbangkan tidak hanya aspek lingkungan kerja dan teknis, tetapi juga kondisi fisik, kesehatan, serta kesiapan pekerja dalam menjalankan tugasnya. Penelitian ini merekomendasikan agar perusahaan melakukan pemantauan secara berkala terhadap tingkat kelelahan pekerja, serta meningkatkan sistem pendokumentasian kejadian kecelakaan kerja sebagai bagian dari upaya evaluasi dan perbaikan berkelanjutan.
dc.description.sponsorshipKurnia Ardiansyah, S.KM.,M.KKK., Ph.D
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/9418
dc.publisherFakultas Kesehatan Masyarakat
dc.subjectTingkat Kelelahan Kerja
dc.subjectTingkat Keparahan Kecelakaan Kerja
dc.titleAnalisis Hubungan Tingkat Kelelahan Kerja Subjektif Terhadap Tingkat Keparahan Kecelakaan Kerja pada CV. Raung Rimba Raya 2
dc.typeThesis

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
222110101162.pdf
Size:
1.2 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: