Pengaruh Pemberian Ekstrak Sambiloto Terhadap Kualitas Daging Dada Ayam KUB yang Diinfeksi Salmonella
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Ayam KUB merupakan ayam kampung hasil pemuliaan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) sebagai ayam unggul yang memiliki potensi sebagai sumber protein hewani di Indonesia. Selama pemeliharaan ayam beresiko mengalami infeksi Salmonella yang diakibatkan oleh sanitasi lingkungan yang kurang optimal dan rendahnya respon sistem imun. Pemberian antibiotik merupakan salah satu upaya yang sering digunakan untuk mencegah dan mengendalikan penyakit, namun antibiotik dapat mengakibatkan resistensi pada ayam dan meninggalkan residu pada karkas yang dihasilkan. Sambiloto merupakan tanaman yang memiliki zat aktif berupa androgofalid dan flavonoid yang dapat digunakan sebagai feed additive. Zat aktif ini berfungsi sebagai imunomodulator dengan meningkatkan respon imun pada tubuh ternak. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh penambahan ekstrak sambiloto pada ayam KUB yang diinfeksi Salmonella enterica terhadap kualitas daging (susut masak, drip loss, kadar air, kadar abu). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok, sebanyak 96 ekor ayam KUB yang dikelompokkan menjadi 4 kelompok berdasarkan bobot badan yaitu sangat kecil, kecil, sedang, besar dengan 4 perlakuan. Perlakuan C- (kontrol negatif/ tanpa pemberian ekstrak sambiloto dan tidak dinfeksi Salmonella enterica), CA (kontrol positif/ infeksi Salmonella enterica + pemberian antibiotik Trimezyn sebagai kontrol positif), T1 (tidak diinfeksi+ ekstrak sambiloto dosis 2%/kg bb), T2 (infeksi Salmonella enterica + ekstrak sambiloto dosis 2%kg bb). Pemeliharaan dilakukan selama 10 minggu. Variabel yang diamati susut masak, drip loss, kadar air dan kadar abu. Analisis data dilakukan dengan Analysis of Variance (ANOVA), apabila terdapat pengaruh nyata antar perlakuan, analisis dilanjutkan menggunakan Duncan Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan pemberian ekstrak sambiloto pada daging dada ayam KUB yang diinfeksi Salmonella enterica memberikan pengaruh nyata (P<0,05) pada perlakuan susut masak dan pada uji drip loss, kadar air dan kadar abu tidak menunjukkan perbedaan nyata (P>0,05). Pemberian ekstrak sambiloto mampu mempertahankan kualitas fisik daging yang terinfeksi Salmonella enterica
Description
:: Finalisasi file repositori 26 Agustus 2026_Kurnadi
