Analisis Peluang Terjadinya Kemiskinan di Jawa Tengah Tahun 2024
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Abstract
Kemiskinan merupakan salah satu permasalahan pembangunan yang masih
menjadi perhatian utama di Indonesia, termasuk di Provinsi Jawa Tengah.
Kemiskinan tidak hanya dipengaruhi oleh faktor ekonomi, tetapi juga oleh faktor
sosial dan karakteristik rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
peluang terjadinya kemiskinan di Jawa Tengah tahun 2024 berdasarkan banyaknya
anggota keluarga, pendidikan terakhir kepala keluarga, dan jenis kelamin kepala
keluarga. Penelitian ini menggunakan Teori Kemiskinan Anne Booth sebagai
landasan teoritis yang menjelaskan bahwa kemiskinan dipengaruhi oleh faktor
ekonomi, sosial dan budaya, individu dan fisik, geografis dan lingkungan, serta
keterbatasan akses terhadap sumber daya. Penelitian ini menggunakan data Survei
Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) tahun 2024 yang diperoleh dari Badan Pusat
Statistik (BPS). Metode analisis yang digunakan adalah regresi logistik biner karena
variabel dependen berupa status kemiskinan rumah tangga yang dikategorikan
menjadi rumah tangga miskin dan tidak miskin. Variabel independen yang
digunakan meliputi banyaknya anggota keluarga, pendidikan terakhir kepala
keluarga, dan jenis kelamin kepala keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
banyaknya anggota keluarga berpengaruh positif dan signifikan terhadap peluang
terjadinya kemiskinan. Semakin banyak anggota keluarga yang menjadi
tanggungan, maka semakin besar peluang rumah tangga mengalami kemiskinan.
Pendidikan terakhir kepala keluarga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap
peluang terjadinya kemiskinan, yang menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat
pendidikan kepala keluarga, semakin kecil peluang rumah tangga mengalami
kemiskinan. Sementara itu, jenis kelamin kepala keluarga tidak berpengaruh
signifikan terhadap peluang terjadinya kemiskinan di Jawa Tengah tahun 2024.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor ekonomi dan faktor sosial yang
direpresentasikan oleh jumlah anggota keluarga dan pendidikan kepala keluarga
merupakan faktor utama yang memengaruhi peluang terjadinya kemiskinan. Oleh
karena itu, pemerintah perlu memperkuat program pengendalian jumlah anggota
keluarga dan meningkatkan akses pendidikan guna mendukung upaya
penanggulangan kemiskinan di Jawa Tengah.
Description
Validasi dan Finalisasi Repositori File 16 Juli 2026_Kholif Basri
