Hubungan Bobot Badan Terhadap Jeroan Merah Sapi Pedaging Jantan Berdasarkan Jenis Sapi Yang Berbeda

dc.contributor.authorNur Allifia Aghisnina
dc.date.accessioned2026-08-21T00:39:05Z
dc.date.issued2026-06-14
dc.descriptionValidasi dan Finalisasi Repositori File 21 Agustus 2026_Kholif Basri
dc.description.abstractKonsumsi jeroan sapi di Indonesia cukup tinggi, namun ketersediaan jeroan lokal masih belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, sehingga masih bergantung pada stok impor. Oleh karena itu dibutuhkan informasi kuantitatif mengenai potensi jeroan sapi lokal berdasarkan bobot badan ternak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara bobot badan sapi (X) dengan bobot jeroan seperti hati (Y1), jantung (Y2), ginjal (Y3), dan limpa (Y4) berdasarkan jenis sapi yang berbeda. Penelitian ini dilakukan dengan metode observasi kuantitatif di Rumah Potong Hewan (RPH) Tuban selama September 2024 hingga Maret 2026 yang menggunakan accidental sampling dan total sampling untuk pemilihan sampel. Sampel terdiri dari sapi pedaging jantan jenis Limosin (134 ekor), Simmental (88 ekor), Peranakan Ongole (32 ekor), dan Angus (90 ekor). Pengukuran bobot badan dan jeroan merah dilakukan dengan timbangan digital, dan data dianalisis menggunakan uji korelasi untuk mengidentifikasi hubungan antara bobot badan dan bobot jeroan merah dan uji perbedaan untuk membandingkan perbedaan jenis sapi pedaging. Analisis data dilakukan dengan menggunakan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hubungan antara bobot badan dan bobot organ bersifat positif dan signifikan pada seluruh jenis sapi dengan kekuatan korelasi yang bervariasi, dimana sapi PO memiliki korelasi paling kuat terutama pada ginjal (r = 0,799) dan jantung (r = 0,788), sedangkan organ limpa menunjukkan korelasi terendah (r = 0,263–0,419). Hasil uji komparasi menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada sebagian besar organ antar jenis sapi (P < 0,05), kecuali antara sapi Limousin dan Angus yang menunjukkan karakteristik ukuran organ yang relatif serupa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bobot badan dapat digunakan sebagai indikator kuantitatif dalam memperkirakan potensi produksi jeroan merah guna mendukung ketersediaan pangan hewani nasional.
dc.description.sponsorshipDr. Ir.Amam, S. Pt., M. P.
dc.identifier.otherKholif Basri
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/14230
dc.language.isoOther
dc.publisherFakultas Pertanian
dc.subjectbobot sapi
dc.subjectjeroan merah sapi
dc.subjectsapi pedaging jantan
dc.titleHubungan Bobot Badan Terhadap Jeroan Merah Sapi Pedaging Jantan Berdasarkan Jenis Sapi Yang Berbeda
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 5 of 7
Loading...
Thumbnail Image
Name:
221510102026 - NUR ALLIFIA AGHISNINA - BAGIAN DEPAN.pdf
Size:
509.75 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
221510102026 - NUR ALLIFIA AGHISNINA - BAB 1.pdf
Size:
352.48 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
221510102026 - NUR ALLIFIA AGHISNINA - BAB 2.pdf
Size:
777.81 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
221510102026 - NUR ALLIFIA AGHISNINA - BAB 3.pdf
Size:
502.18 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
221510102026 - NUR ALLIFIA AGHISNINA - BAB 4.pdf
Size:
469.39 KB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: