Karakteristik Morfometrik Ayam Broiler dan Ayam Lokal pada Umur Panen Sebagai Evaluasi Potensi Penghasil Daging
| dc.contributor.author | A'bdhan Rasyed Wardhana | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-16T07:54:59Z | |
| dc.date.issued | 2026-06-18 | |
| dc.description | Finalisasi 16 Juli 2026_Yudi | |
| dc.description.abstract | Usaha perunggasan berperan penting dalam penyediaan protein hewani di Indonesia. Diperlukan evaluasi produktivitas melalui karakterisasi morfometrik ayam dan evaluasi potensinya sebagai penghasil daging. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik morfometrik ayam broiler Cobb 500, Gaok, dan KUB-2 pada umur panen sebagai dasar karakterisasi ayam lokal penghasil daging. Sampel terdiri atas 51 ekor ayam, meliputi 20 ayam Gaok, 11 KUB-2, dan 20 broiler Cobb 500. Pemeliharaan dilakukan pada kandang individu, manajemen pakan dan pemotongan dilakukan sesuai aplikasi lapang masing-masing jenis ternak. Ayam Gaok dan KUB-2 dipanen pada umur 10 minggu dan ayam broiler Cobb 500 pada umur 5 minggu. Variabel pengamatan meliputi bobot badan dan 14 ukuran morfometrik tubuh. Analisis data menggunakan Rancangan Acak Lengkap satu faktor tiga perlakuan: P1 Gaok umur 10 minggu, P2 KUB-2 umur 10 minggu, P3 broiler Cobb 500 umur 5 minggu. Data dianalisis dengan Linear Mixed Model dan uji lanjut Bonferroni. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan karakter morfometrik antara ayam broiler Cobb 500, Gaok, dan KUB-2 yang dipengaruhi oleh faktor genetik masing-masing ayam. Ayam broiler menunjukkan potensi pedaging tertinggi dengan bobot badan dan lingkar dada paling besar sebagai indikator perkembangan otot dan produksi daging yang optimal. Ayam Gaok memiliki ukuran rangka tubuh yang lebih panjang pada bagian punggung, leher, sayap, dan kaki sehingga mencerminkan karakter ayam lokal yang aktif serta memiliki kemampuan adaptasi lingkungan yang baik. Sementara itu, ayam KUB-2 memiliki ukuran tubuh lebih kecil dan karakter morfometrik lebih moderat karena dikembangkan sebagai ayam dwiguna untuk produksi daging dan telur. Secara keseluruhan, perbedaan morfometrik pada ketiga jenis ayam menunjukkan bahwa bangsa ayam berpengaruh terhadap ukuran tubuh, pertumbuhan rangka, dan potensi produksi daging, serta ayam Gaok berpotensi dikembangkan sebagai alternatif ayam pedaging lokal. | |
| dc.description.sponsorship | Eistifani Fajrin, S.Pt., M.Si. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/11437 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Pertanian | |
| dc.subject | Umur Panen | |
| dc.subject | ayam broiler Cobb 500 | |
| dc.subject | Ayam Lokal | |
| dc.subject | Karakteristik Morfometrik | |
| dc.title | Karakteristik Morfometrik Ayam Broiler dan Ayam Lokal pada Umur Panen Sebagai Evaluasi Potensi Penghasil Daging | |
| dc.type | Other |
