Optimasi Ekstraksi Pektin dari Coffee Pulp Robusta Menggunakan Teknologi Microwave dengan Response Surface Methodology (RSM)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknologi Pertanian
Abstract
Coffee Pulp merupakan limbah pertanian yang melimpah dan belum
dimanfaatkan secara optimal, padahal memiliki potensi kandungan pektin dalam
jumlah cukup tinggi. Pektin ini memiliki nilai fungsional dan ekonomi tinggi karena
dapat digunakan sebagai pembentuk gel dan penstabil dalam industri pangan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan ekstraksi pektin dari kulit kopi
Robusta menggunakan metode Microwave Assisted Extraction (MAE), yang
memiliki keunggulan dibanding metode konvensional, seperti waktu ekstraksi yang
lebih singkat, penggunaan pelarut lebih sedikit, serta menghasilkan rendemen yang
lebih tinggi. Asam sitrat digunakan sebagai pelarut karena bersifat ramah
lingkungan, aman, dan efektif dalam memutus ikatan pektin dari jaringan tanaman
Penelitian dilakukan menggunakan Response Surface Methodology (RSM)
Box-Behnken Design dengan tiga parameter, yaitu konsentrasi pelarut asam sitrat
(0%, 7,5%, 15%), rasio bahan dengan pelarut (1,5 g/100 mL; 2,25 g/100 mL; 3
g/100 mL), dan waktu ekstraksi (15 menit; 20 menit; 25 menit). Data dianalisis
menggunakan software Minitab 22 dan menghasilkan 15 sampel dengan tiga kali
pengulangan terhadap rendemen pektin. RSM menyajikan data dalam bentuk
persamaan regresi polinomial dan surface plot, serta menggunakan ANOVA untuk
mengevaluasi signifikansi statistik.
Titik optimum diperoleh pada konsentrasi asam sitrat 15%, rasio 3 g/100 mL,
dan waktu ekstraksi 23,89 menit, dengan rendemen pektin sebesar 12,94%.
Verifikasi menunjukkan hasil aktual rendemen sebesar 12,31%, yang masih berada
dalam interval kepercayaan hasil prediksi. Karakteristik kimia pektin hasil optimasi
meliputi berat ekivalen 701,49 mg, kadar metoksil 3,22% (metoksil rendah), kadar
asam galakturonat 43,41%, dan derajat esterifikasi 42,19% (ester rendah). Hasil
tersebut memenuhi standar mutu pektin berdasarkan IPPA dan menunjukkan kulit
buah kopi Robusta berpotensi sebagai alternatif bahan baku pektin yang bernilai
ekonomi.
Description
Reupload File Repositori 3 Februari 2026_Rudi H/Ardi
