Karakteristik Sabun Padat Alami Serbuk Daun Kelor (Moringa oleifera) dengan Variasi Formula Jenis Minyak

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Teknologi Pertanian

Abstract

Sabun padat alami merupakan produk pembersih yang dibuat melalui reaksi saponifikasi antara minyak nabati dan basa alkali tanpa penambahan surfaktan sintetis sehingga lebih aman dan ramah bagi kulit dibandingkan sabun komersial yang umumnya mengandung SLS/SDS yang berpotensi menyebabkan iritasi maupun kulit kering. Pengembangan sabun padat alami berbahan aktif daun kelor (Moringa oleifera) menjadi inovasi karena daun kelor mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, saponin, tanin, fenolik, dan vitamin C yang berperan sebagai antioksidan serta antibakteri. Selain bahan aktif, penggunaan jenis dan rasio minyak nabati sebagai bahan utama pembentuk sabun sangat menentukan karakteristik fisik dan kimia produk akhir karena setiap minyak memiliki fungsi dan peran masing-masing. Minyak kelapa berperan dalam menghasilkan sifat pembusaan yang baik karena kandungan asam lauratnya yang tinggi, minyak sawit berperan dalam struktur yang lebih padat dan keras, sedangkan minyak zaitun berkontribusi terhadap kelembutan dan efek pelembap karena kandungan asam oleatnya. Penelitian mengenai kombinasi dua jenis minyak telah banyak dilakukan, namun kajian yang mengombinasikan tiga jenis minyak nabati sekaligus dalam sabun padat alami daun kelor dengan parameter mutu yang masih terbatas. Oleh karena itu, dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi pengaruh variasi formulasi minyak kelapa, minyak sawit, dan minyak zaitun terhadap karakteristik sabun padat alami daun kelor serta menentukan formulasi terbaik berdasarkan analisis multi attribute. Penelitian dilaksanakan secara eksperimental di laboratorium menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor, yaitu variasi perbandingan tiga jenis minyak yang terdiri atas enam perlakuan dan tiga kali ulangan sehingga diperoleh 18 satuan percobaan. Pembuatan sabun dilakukan dengan metode cold process

Description

Finalisasi_Maya_4 Juni 2026

Keywords

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By