Pengaruh Background Genetik dan Usia Kultur Dedeferensiasi Sel terhadap Tingkat Variasi Somaklonal pada Tanaman Padi

dc.contributor.authorRosalina Diva Aurela
dc.date.accessioned2026-07-13T02:29:06Z
dc.date.issued2025-01-10
dc.descriptionRepo 13 Juli 2026_ Rudy K
dc.description.abstractPerbanyakan kultur jaringan adalah metode menumbuhkan atau memelihara sel, jaringan, atau organ tanaman pada media bernutrisi dalam kondisi aseptik dengan memanfaatkan sifat totipotensi tanaman. Metode ini memiliki keunggulan, seperti mampu mengatasi keterbatasan eksplan dalam waktu singkat dan menghasilkan tanaman berkualitas unggul. Namun, proses kultur jaringan juga sering memicu kelainan, di antaranya kultur chimera, variasi somaklonal, dan abnormality. Kelainan yang paling sering terjadi adalah variasi somaklonal, yang disebabkan oleh mutasi genetik akibat pengaruh hormon karsinogenik seperti 2,4 D (Dichlorophenoxyacetic acid) dan lamanya usia kultur. Selain itu, perbedaan latar belakang genetik tanaman juga memengaruhi pembentukan variasi somaklonal. Diketahui bahwa padi lokal memiliki sifat genetik yang lebih konservatif dibandingkan dengan padi non-lokal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh background genetik dan usia kultur dedeferensiasi sel terhadap tingkat variasi somaklonal pada tanaman padi. Penelitian dilakukan di Laboratorium Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Jember. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik ANOVA dua arah untuk menguji signifikasi data secara kuantitatif, deskriptif kualitatif untuk mendukung interpretasi data, serta analisis genomik menggunakan metode RAPD (Random Amplified Polymorphic DNA) dengan empat primer untuk mendeteksi tingkat mutasi genetik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa padi lokal memiliki tingkat regenerasi yang lebih rendah dibandingkan dengan padi non-lokal, terutama pada perlakuan usia kultur yang lebih lama, di mana terjadi penuaan sel yang menyebabkan kalus tidak mampu beregenerasi membentuk planlet. Namun, padi lokal memiliki stabilitas genetik yang lebih baik dibandingkan dengan padi non-lokal, yang dilihat dari tingkat mutasi somaklonal yang lebih rendah.
dc.description.sponsorshipPembimbing Utama Nama : Mohammad Ubaidillah, S.Si., M.Agr., Ph.D
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/11062
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Pertanian
dc.subjectKultur Jaringan Padi
dc.subjectVariasi Somaklonal
dc.subjectMutasi Genetik
dc.subjectUsia Kultur
dc.subjectPadi Lokal dan Non-lokal.
dc.titlePengaruh Background Genetik dan Usia Kultur Dedeferensiasi Sel terhadap Tingkat Variasi Somaklonal pada Tanaman Padi
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
ROSALINA DIVA AURELA - 211510501092 ESKP 13 JULI.pdf
Size:
2.27 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: