Implementasi Edukasi pada Keluarga Hiperkolesterolemia dengan Masalah Manajemen Kesehatan Tidak Efektif Berbasis Transcultural Nursing di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kedungjajang
| dc.contributor.author | Kleo Julia Amanda | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-09T11:48:24Z | |
| dc.date.issued | 2026-05-18 | |
| dc.description | Finalisasi Maya_09 Juli 2026 | |
| dc.description.abstract | Hiperkolesterolemia merupakan kondisi meningkatnya kadar kolesterol total dalam darah di atas 200 mg/dL yang dapat meningkatkan risiko aterosklerosis, penyakit jantung koroner, dan stroke. Rendahnya pengetahuan serta kurang dukungan keluarga dalam pengelolaan kesehatan menyebabkan terjadinya masalah keperawatan manajemen kesehatan tidak efektif. Pendekatan edukasi berbasis transcultural nursing digunakan agar intervensi kesehatan lebih mudah diterima sesuai kebiasaan budaya keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat implementasi edukasi berbasis transcultural nursing pada keluarga hiperkolesterolemia di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kedungjajang. Metode penelitian menggunakan studi kasus pada satu keluarga dengan klien Ny. H yang mengalami hiperkolesterolemia. Intervensi dilakukan selama 6 kali kunjungan dalam 2 minggu pada tanggal 10–21 April 2026. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, studi dokumentasi, pemeriksaan kadar kolesterol, serta pengukuran tingkat pengetahuan keluarga menggunakan pre test dan post test menurut Juwita (2024). Intervensi dilakukan dengan metode edukasi kesehatan berbasis transcultural nursing yang disesuaikan dengan budaya Madura, meliputi pengenalan hiperkolesterolemia, pola makan sehat, aktivitas fisik, senam aerobik low impact, serta manajemen gaya hidup sehat. Edukasi dilakukan secara bertahap melalui pendekatan komunikasi, demonstrasi dan pendampingan keluarga. Masalah keperawatan manajemen kesehatan tidak efektif ditandai dengan keluarga kesulitan dalam menjalankan program perawatan, keluarga kurang melaksanakan aktivitas fisik, pola makan tinggi lemak, dan rendahnya pengetahuan keluarga terkait hiperkolesterolemia. Setelah implementasi edukasi kesehatan, terjadi peningkatan pengetahuan keluarga berdasarkan hasil pre test dan post test, peningkatan kepatuhan terhadap pola makan sehat, peningkatan aktivitas fisik, serta keterlibatan keluarga dalam mendukung pengelolaan kesehatan. Klien dan keluarga mampu menjelaskan kembali materi yang diberikan dan menunjukkan perubahan perilaku hidup sehat secara bertahap. Edukasi e-booklet berbasis transcultural nursing efektif dalam meningkatkan manajemen kesehatan keluarga pada klien hiperkolesterolemia melalui peningkatan pengetahuan, perubahan perilaku hidup sehat, aktivitas fisik, dan dukungan keluarga. Intervensi ini diharapkan dapat digunakan sebagai alternatif intervensi keperawatan dalam membantu meningkatkan manajemen kesehatan pada keluarga dengan anggota penderita hiperkolesterol. | |
| dc.description.sponsorship | DPU : Dwi Ochta Pebriyanti, S. KM., M. KKK | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/10935 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Keperawatan | |
| dc.subject | Dukungan Keluarga | |
| dc.subject | E-Booklet | |
| dc.subject | Hiperkolesterolemia | |
| dc.subject | Manajemen Kesehatan Tidak Efektif | |
| dc.subject | Transcultural Nursing. | |
| dc.title | Implementasi Edukasi pada Keluarga Hiperkolesterolemia dengan Masalah Manajemen Kesehatan Tidak Efektif Berbasis Transcultural Nursing di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kedungjajang | |
| dc.type | Other |
