Kondisi Fisik Kamar, Personal Hygiene, dan Keberadaan Sarcoptes scabiei pada Warga Binaan Pemasyarakatan (Studi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Jember)
| dc.contributor.author | Zulfa Shihatul Imania | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-03T09:22:32Z | |
| dc.date.issued | 2025-06-17 | |
| dc.description | Reuplod Repository Ratna 3 Juli 2026 Finalisasi 3 Juli 2026_Yudi | |
| dc.description.abstract | Skabies merupakan penyakit kulit menular yang terjadi pada negara berkembang dan daerah tropis akibat infestasi dan sensitisasi tungau Sarcoptes scabiei. Skabies mudah menyebar di area padat penghuni seperti lembaga pemasyarakatan. Lapas Kelas IIA Jember berkapasitas menampung 390 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), tetapi faktanya lapas tersebut menampung 1.045 WBP, 153 diantaranya diduga mengalami penyakit skabies. Lapas Kelas IIA Jember yang overcapacity menyebabkan keterbatasan WBP mengakses ruang tahanan dan sanitasi yang layak serta berpotensi meningkatkan risiko penularan skabies melalui kontak langsung dan penggunaan barang milik pribadi secara bersama dan bergantian antarWBP. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan karakteristik penyakit skabies, kondisi fisik kamar, personal hygiene, dan keberadaan Sarcoptes scabiei pada warga binaan pemasyarakatan diduga skabies (suspected scabies) di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Jember. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan populasi berjumlah 33 kamar dan 153 WBP diduga skabies. Sampel lingkungan disesuaikan dengan lokasi responden yakni 4 kamar dan sampel WBP diduga skabies berjumlah 26 yang diperoleh melalui perhitungan 15% dengan ketelitian 10% dari total populasi menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data secara observasi, pengukuran, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis dan penyajian data secara deskriptif kuantitatif, yakni menggambarkan karakteristik penyakit skabies, kondisi fisik kamar, personal hygiene, dan keberadaan Sarcoptes scabiei di Lapas Kelas IIA Jember dalam bentuk tabel, gambar, dan narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WBP diduga skabies di Lapas Kelas IIA Jember mayoritas adalah narapidana berjenis kelamin laki-laki pada kelompok usia 15-24 tahun sebanyak 9 WBP (34,6%). Derajat keparahan penyakit skabies yang dialami WBP diduga skabies berada pada tingkat II (sedang) sebanyak 23 WBP (86,6%) yang didominasi oleh kelompok usia 15-24 tahun sebanyak 9 WBP (34,6%). WBP diduga skabies sering mengeluhkan ruam pada kulit, rasa gatal di area ruam, dan peningkatan rasa gatal pada malam hari di sela-sela jari kaki, bagian bawah kaki, sela-sela jari tangan, area pantat, alat kelamin, dan selangkangan. Total empat kamar (100%) WBP diduga skabies di Lapas Kelas IIA Jember memiliki kondisi fisik yang tergolong tidak memenuhi standar, ditandai kepadatan hunian <9m2/penghuni, pencahayaan ≤60 Lux, dan kelembapan >60% Rh yang tidak sesuai standar. Selain itu, mayoritas WBP diduga skabies memiliki kondisi personal hygiene yang kurang baik, seperti kurang menjaga kebersihan badan, kebersihan alas tidur, kebersihan handuk, dan kebersihan pakaian. Meskipun hanya dua WBP diduga skabies (7,7%) yang terkonfirmasi positif tungau Sarcoptes scabiei di kulitnya, kejadian ini ditemukan pada WBP yang menempati kamar dengan kondisi fisik tidak memenuhi standar dan memiliki personal hygiene yang kurang baik. Saran yang diberikan berdasarkan hasil tersebut, perlu adanya upaya pencegahan penularan penyakit skabies di Lapas Kelas IIA Jember dengan cara mengubah perilaku kebersihan diri dan lingkungan bagi WBP. Selain itu, bagi pihak lapas mengajukan perjanjian dengan instansi seperti Dinas Kesehatan Jember dan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia untuk melakukan monitoring dan evaluasi tata kelola pengendalian penyakit dalam Lapas kelas IIA Jember sebagai upaya untuk penanganan dan pencegahan penyakit skabies. | |
| dc.description.sponsorship | Globila Nurika, S.KM., M.KL. Adistha Eka Noveyani, S.KM., M.P.H. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/10601 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Kesehatan Masyarakat | |
| dc.subject | Fisik Kamar | |
| dc.subject | Personal Hygiene | |
| dc.subject | Keberadaan Sarcoptes scabiei | |
| dc.subject | Warga Binaan Pemasyarakatan | |
| dc.title | Kondisi Fisik Kamar, Personal Hygiene, dan Keberadaan Sarcoptes scabiei pada Warga Binaan Pemasyarakatan (Studi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Jember) | |
| dc.type | Other |
