• Login
    View Item 
    •   Home
    • LECTURER SCIENTIFIC PUBLICATION (Publikasi Ilmiah)
    • LSP-Books
    • View Item
    •   Home
    • LECTURER SCIENTIFIC PUBLICATION (Publikasi Ilmiah)
    • LSP-Books
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Daya Hambat Obat Kumur Ekstrak Buah Delima Merah (Punica granatum L) Terhadap Jumlah Koloni Bakteri Rongga Mulut

    Thumbnail
    View/Open
    F. KG_Monograf_Sri Hernawati_DAYA HAMBAT OBAT KUMUR EKSTRAK BUAH DELIMA.pdf (800.6Kb)
    Date
    2019-12-01
    Author
    HERNAWATI, Sri
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Rongga mulut manusia mengandung kurang lebih 150 miliar organisme permilimeter dari pengeluaran saliva yang tidak terstimulasi, atau sekitar 100 juta bakteri per gram pada debris basah dalam krevikuler gingiva. Beragam jenis dan besarnya jumlah bakteri yang menghuni rongga mulut disebabkan karena dua hal yaitu masuknya bakteri yang berasal dari udara, air, makanan dan lingkungan lain secara terus menerus melalui mulut serta karena anatomi rongga mulut yang memungkinkan bakteri untuk tumbuh dan berkembang. Keragaman bakteri dalam rongga mulut biasanya bersifat patogen oportunistik yang artinya bakteri semula bersifat tidak patogen, namun dapat berubah menjadi patogen apabila mekanisme pertahanan host yang turun. Kondisi patogen yang disebabkan oleh infeksi bakteri dalam rongga mulut dapat diobati dengan obat kumur. Obat kumur adalah larutan yang digunakan untuk berkumur dengan berbagai tujuan antara lain untuk membunuh bakteri, salah satunya yang sering dipakai adalah chlorhexidine. Obat kumur chlorhexidine mempunyai efek samping antara lain; resistensi, rasanya pahit, pemakaian jangka panjang menyebabkan mukosa mulut berwarna coklat, pembengkakan kel parotis, deskuamasi, gangguan persepsi lidah. Kondisi ini yang mendorong peneliti untuk mencari obat kumur yang minim efek samping, salah satunya adalah buah delima merah. Delima merah memiliki rasa manis dan kandungan flavonoidnya tinggi, kandungan flavonoid dan phenol diduga efektif sebagai antibakteri. Beberapa penelitian mengatakan buah delima tidak mempunyai efek samping.
    URI
    http://repository.unej.ac.id/handle/123456789/98980
    Collections
    • LSP-Books [929]

    UPA-TIK Copyright © 2024  Library University of Jember
    Contact Us | Send Feedback

    Indonesia DSpace Group :

    University of Jember Repository
    IPB University Scientific Repository
    UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
     

     

    Browse

    All of RepositoryCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    UPA-TIK Copyright © 2024  Library University of Jember
    Contact Us | Send Feedback

    Indonesia DSpace Group :

    University of Jember Repository
    IPB University Scientific Repository
    UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository