Show simple item record

dc.contributor.authorNanda Hardi Pratama
dc.date.accessioned2013-12-18T03:12:05Z
dc.date.available2013-12-18T03:12:05Z
dc.date.issued2013-12-18
dc.identifier.nimNIM060910291038
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/9759
dc.description.abstractPelayanan yang bermutu dan berkualitas merupakan syarat pokok dari sutau pelayan kesehatan. Puskesmas Puger adalah salah satu puskesmas yang mendapatkan sertifikat ISO 9001:2000. Tujuan penelitian yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kualitas pelayanan kesehatan rawat inap di Puskesmas Puger Kabupaten Jember. Rumusan masalah yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah Kualitas Pelayanan Kesehatan Rawat Inap di Pusat Kesehatan Masyarakat (PUSKESMAS) Puger Kabupaten Jember”. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan data kuantitatif. Sampel yang digunakan berjumlah 74 responden pasien rawat inap di Puskesmas Puger Kabupaten Jember dengan menggunakan teknik sampling accidental, yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan yaitu siapa saja yang secara kebetulan/insidental bertemu dengan peneliti dapat digunakan sampel, bila dipandang orang yang kebetulan ditemui itu cocok sebagai sumber data. Menggunakan skala likert dalam mengukur variabel kualitas pelayanan kesehatan rawat inap. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Puger Kabupaten Jember pada tanggal 07 Agustus 2011 sampai dengan 07 Juli 2011. Pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis SERVQUAL (Service Quality) oleh Zeithaml, Parasuraman dan Berry Penjelasan mengenai analisis kualitas pelayanan rawat inap Puskesmas Puger terhadap lima dimensi kulaitas layanan yang terdiri atas dimensi bukti fisik, kehandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati akan dijabarkan sebagai berikut. Pengukuran terhadap dimensi kualitas layanan dihubungkan dengan unsur harapan pasien (expectation) dan kinerja layanan (performance) yang dirasakan oleh pasien. Skala pengukuran menggunakan range nilai dari 1 (satu) untuk sangat tidak puas sampai 5 (lima) untuk sangat puas. Selanjutnya, akan dibahas mengenai kinerja layanan dan harapan yang dirasakan oleh pasien serta selisihnya. Dalam hal ini apabila performance lebih rendah dari expectation maka pelayanan yang diberikan kurang baik dan tidak memuaskan pasien, apabila performance sama dengan expectation maka pelayanan sama dengan harapan pasien dan telah memuaskan pasien, dan apabila performance lebih tinggi dari expectation maka pelayanan yang diberikan telah melebihi harapan pasien dan sangat memuaskan pasien. Ketidakpuasan tertinggi terjadi pada dimensi kehandalan dimana skor untuk kinerja yang diberikan (performance) adalah 4,38 sedangkan kinerja yang diharapkan (expectation) adalah 4,50 dengan Gap -0,11. Ketidakpuasan terjadi pada dimensi Daya Tanggap dimana skor untuk kinerja yang diberikan (performance) adalah 4,32 sedangkan kinerja yang diharapkan (expectation)en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries060910291038;
dc.subjectKUALITAS PELAYANANen_US
dc.titleKUALITAS PELAYANAN PADA INSTALASI RAWAT INAP DI PUSKESMAS PUGERen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record