Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Financial Distress (Studi pada Perusahaan Sub-Sektor Apparel & Luxury Goods yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2021-2024)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract

Sektor barang konsumen non-primer (consumer cyclical), khususnya pada sub-sektor apparel & luxury goods, merupakan sektor yang kinerjanya sangat bergantung pada kondisi ekonomi dan memiliki tingkat volatilitas yang relatif tinggi, hal tersebut dapat berpotensi meningkatkan risiko financial distress pada perusahaan. Fenomena kondisi fluktuasi kinerja, penurunan laba, serta disparitas harga saham emiten pada periode 2021–2024 mengindikasikan perlunya deteksi dini terhadap financial distress perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rasio keuangan yang meliputi Return On Assets (ROA), Current Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER), dan Total Asset Turnover (TATO) dalam memprediksi financial distress pada perusahaan sub-sektor apparel & luxury goods yang terdaftar di BEI periode 2021–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian prediktif, menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang diperoleh dari BEI dan situs resmi perusahaan. Populasi penelitian berjumlah 24 perusahaan, dengan teknik purposive sampling diperoleh 19 perusahaan sebagai sampel, sehingga total data observasi sebanyak 76, yang dianalisis melalui uji regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ROA dan TATO dapat memprediksi financial distress dengan arah pengaruh negatif signifikan, sedangkan CR dan DER tidak dapat memprediksi financial distress, di mana CR menunjukkan arah pengaruh positif tidak signifikan dan DER menunjukkan arah pengaruh negatif tidak signifikan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa rasio keuangan, khususnya yang berkaitan dengan kemampuan menghasilkan laba dan efisiensi penggunaan aset, dapat digunakan sebagai alat prediksi awal terhadap potensi financial distress, dan memberikan implikasi bagi manajemen dan investor dalam pengambilan keputusan keuangan.

Description

FINALISASI oleh Yudi 22 Juni 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By