Show simple item record

dc.contributor.authorPRAMANA, Dimas Brilian Syaban
dc.date.accessioned2019-10-21T03:19:43Z
dc.date.available2019-10-21T03:19:43Z
dc.date.issued2019-06-24
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/xmlui/xmlui/handle/123456789/93484
dc.description.abstractKentang merupakan salah satu tanaman pangan keempat terpenting di dunia. Konsumsi kentang setiap tahunnya selalu mengalami peningkatan, hal tersebut juga terjadi di Indonesia. Konsumsi kentang yang selalu meningkat tidak sejalan dengan jumlah produksi kentang di Indonesia. Salah satu daerah di Indonesia yang mengalami produksi kentang yang cukup fluktutif dari sisi produksi sehingga mempengaruhi sisi harga adalah Kabupaten Bondowoso. Kondisi tersebut disebabkan karena tingginya risiko usahatani kentang. Usahatani kentang di Kecamatan Ijen Kabupaten Bondowoso menghadapi berbagai macam risiko. Salah satu cara dalam menghadapi risiko adalah dengan melakukan kemitraan. Kemitraan dapat mengatasi risiko harga pada usahatani kentang. Namun demikian, masih terdapat petani kentang yang tidak menerapkan kemitraan.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherPROGAM STUDI AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS JEMBERen_US
dc.subjectkentangen_US
dc.titlePreferensi Petani Terhadap Risiko dan Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Bermitra pada Usahatani Kentang di Kecamatan Ijen Kabupaten Bondowosoen_US
dc.typeThesisen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record