Show simple item record

dc.contributor.advisorWIJAYA, H.A.T. HENDRA
dc.contributor.advisorIMSIYAH, Niswatul
dc.contributor.authorFAUZIYAH, Azizah Nur Deviana
dc.date.accessioned2018-11-19T01:16:39Z
dc.date.available2018-11-19T01:16:39Z
dc.date.issued2018-11-19
dc.identifier.nimNIM130210201047
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/88132
dc.description.abstractPenelitian ini menggunakan jenis penilitian deskriptif, dengan pendekatan kualitatif. Tempat digunakan sebagai penelitian berada di Raudhatul Athfal Tariem Noer Kelurahan Antirogo Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember. Alasan tempat yang digunakan di Raudhatul Aathfal Tariem Noer Kelurahan Antirogo Kecaatan Sumbersari Kabupaten Jember yaitu penelitian berdasarkan metode Purposive Area. Teknik penentuan informan dalam penelitian ini menggunkan teknik snowball sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara serta dokumentasi. Agar kepercayaan data menjadi tinggi digunakan beberapa teknik pengolahan data yakni perpanjangan penelitian, peningkatan ketekunan, dan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. x Analisis data dilakukan dengan langkah-langkahnya menggunakan model Miles dan Huberman yakni, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan mengambil kesimpulan. Hasil peneliitian menunjukkan bahwa peranan bahasa ibu memiliki 3 peranan alat ekspresi dan komunikasi, bahasa pengantar anak, serta sumber pengetahuan terhadap perkembangan bahasa anak yakni, (1) Peranan bahasa ibu sebagai alat ekspresi dan komunikasi terhadap perkembangan bahasa anak ditunjukkan dengan pendidik menggunakan bahasa ibu ketika peserta didik kurang memahami apa yang disampaikan oleh pendidik, sehinnga dengan menggunakan bahasa ibu anak dapat memahami dan mengetahui setiap arti dari kata dan susunan kata yang benar melalui proses meniru. (2) Peranan bahasa ibu sebagai bahasa pengantar anak terhadap perkembangan bahasa anak ditunjukkan denngan pendidik menggunakan bahasa ibu ketika anak belum memahami apa yang disampaikan kepada peserta didik terutama pada saat pertama kali peserta didik masuk sekolah, sehingga anak dapat memahami setiap materi yang diberikan oleh pendidik. (3) peranan bahasa ibu sebagai sumber pengetahuan terhadap perkembangan bahasa anak ditunjukkan dengan pendidik menggunakan bahasa indonesia terlebih dahulu ketika memberikan pengetahuan kepada peserta didik kemudian pendidik menggunakan bahasa ibu (bahasa madura) ketika peserta didik tidak memahami apa yang pendidik sampaikan . Kesimpulan dari penelitian ini, bahwa bahasa ibu mempunyai peranan terhadap perkembangan bahasa anak usia dini yang ditunjukkan dengan perkembangan kosakata, tata bahasa dan semantik setiap anak. Adapun saran peniliti terhadap pendidik supaya lebih inovatif dan lebih memperhatikan setiap perkembangan bahasa anak. Bagi peneliti selanjutnya perlu dikembangkan untuk meneliti pentingnya peranan bahasa ibu terhadap perkembangan bahasa anak.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.relation.ispartofseries130210201047;
dc.subjectBAHASA IBUen_US
dc.subjectBAHASA ANAK USIA DINIen_US
dc.titlePERANAN BAHASA IBU TERHADAP PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA DINI DI RAUDHATUL ATHFAL TARIEM NOER KELURAHAN ANTIROGO KABUPATEN JEMBERen_US
dc.typeUndergraduat Thesisen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record