Pengaruh Beban Kerja, Budaya Kerja, dan Kompensasi Terhadap Kinerja Mandor Saat Musim Tembakau pada PTPN 1 Regional 5 Kebun Ajong Gayasan Kabupaten Jember

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Abstract

Skripsi ini mengkaji performa mandor yang terpengaruh oleh faktor-faktor seperti beban kerja, budaya kerja, serta kompensasi. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dan menilai dampak parsial dari beban kerja, budaya kerja, dan kompensasi terhadap performa mandor selama periode panen tembakau di PTPN I Regional 5, Kebun Ajong Gayasan, Kabupaten Jember. Kajian ini dilaksanakan di PTPN I Regional 5, Kebun Ajong Gayasan, yang terletak di Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember. Penelitian ini dikategorikan sebagai explanatory research, dengan beban kerja, budaya kerja, dan kompensasi sebagai variabel independen, sementara performa mandor berperan sebagai variabel dependen. Subjek penelitian ini mencakup semua mandor yang sedang bekerja aktif di PTPN I Regional 5, Kebun Ajong Gayasan, dengan total sebanyak 81 individu. Teknik pengambilan sampel yang diterapkan adalah sampling jenuh, yang berarti keseluruhan populasi tersebut digunakan sebagai sampel dalam studi ini. Informasi yang digunakan dalam penelitian ini berbentuk data kuantitatif, diperoleh melalui lembar kuesioner yang diisi oleh peserta. Sumber data utama berasal dari respons responden melalui kuesioner yang dibagikan secara langsung, ditambah dengan hasil wawancara dan pengamatan di lapangan. Adapun data tambahan diperoleh dari literatur dan kajian-kajian terdahulu. Pengolahan data dilakukan menggunakan teknik regresi linier berganda, dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS Statistics 29 untuk memproses informasi tersebut. Dari hasil studi, dapat ditarik kesimpulan bahwa beban kerja secara individual tidak memberikan dampak signifikan pada performa mandor. Situasi ini mengindikasikan bahwa volume tugas yang tinggi tidak selalu membawa konsekuensi buruk, karena mandor telah terbiasa mengelola stres dan pola kerja yang padat selama masa panen tembakau. Budaya kerja menunjukkan dampak positif dan bermakna terhadap performa mandor. Penerapan prinsip AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif) berperan penting dalam menumbuhkan disiplin, ketahanan, dan kesetiaan, yang akhirnya meningkatkan performa mandor. Kompensasi tidak menghasilkan dampak signifikan pada performa. Meskipun aspek keuangan telah terpenuhi, keterbatasan fasilitas kerja mengurangi efektivitas kompensasi dalam mendorong peningkatan performa. Secara keseluruhan, hasil penelitian menegaskan bahwa budaya kerja menjadi unsur yang paling menentukan dalam mendorong kinerja mandor. Ketika budaya kerja diterapkan dengan baik, kinerja mandor tetap dapat meningkat meski mereka bekerja di bawah tekanan berat dan menerima kompensasi yang belum sepenuhnya sesuai.

Description

Reupload Repositori File 10 Juni 2026_Kholif Basri :: Finalisasi Repositori File 10 Juni 2026_Kurnadi

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By